Jakarta–Teka-Teki pengganti Wimboh Santoso di kursi komisaris utama PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri) masih tanda tanya. Seperti diketahui, Wimboh meninggalkan Mandiri setelah terpilih menjadi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Melihat kekosongan ini tentu Bank Mandiri harus cepat-cepat menemukan pengganti Wimboh, karena fungsi Komisaris sangat penting di sebuah perusahaan, terlebih perusahaan sekaliber Bank Mandiri.
Bahkan kekosongan posisi tidak hanya di Komisaris, saat ini jabatan Direktur Keuangan Bank Mandiri juga kosong, setelah Pahala N Mansury ditunjuk menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia menggantikan Arif Wibowo.
Analis Investa Saran Mandiri Hans Kwee sendiri memberi sedikit catatan terkait sosok Komisaris Utama di sebuah perusahaan. Mengingat peran Komisaris Utama sangat besar. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More