Jakarta–Teka-Teki pengganti Wimboh Santoso di kursi komisaris utama PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri) masih tanda tanya. Seperti diketahui, Wimboh meninggalkan Mandiri setelah terpilih menjadi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Melihat kekosongan ini tentu Bank Mandiri harus cepat-cepat menemukan pengganti Wimboh, karena fungsi Komisaris sangat penting di sebuah perusahaan, terlebih perusahaan sekaliber Bank Mandiri.
Bahkan kekosongan posisi tidak hanya di Komisaris, saat ini jabatan Direktur Keuangan Bank Mandiri juga kosong, setelah Pahala N Mansury ditunjuk menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia menggantikan Arif Wibowo.
Analis Investa Saran Mandiri Hans Kwee sendiri memberi sedikit catatan terkait sosok Komisaris Utama di sebuah perusahaan. Mengingat peran Komisaris Utama sangat besar. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Bank Mandiri memprediksi konsumsi masyarakat mulai pulih pada 2026, didorong stimulus pemerintah serta… Read More
Poin Penting OJK memantau hasil audit laporan keuangan 2025 UUS multifinance yang telah memenuhi kriteria… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen interim Rp20,6 triliun atau setara Rp137 per saham untuk Tahun… Read More
Oleh Tim Infobank KASUS yang menjerat Yuddy Renaldi, Direktur Utama (Dirut) Bank BJB di Pengadilan… Read More
Poin Penting OJK terbitkan POJK 33/2025 untuk menyempurnakan kerangka penilaian tingkat kesehatan sektor perasuransian, penjaminan,… Read More
Poin Penting IASC menerima 411.055 laporan scam dengan total kerugian Rp9 triliun dan berhasil menyelamatkan… Read More