Jakarta–Teka-Teki pengganti Wimboh Santoso di kursi komisaris utama PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri) masih tanda tanya. Seperti diketahui, Wimboh meninggalkan Mandiri setelah terpilih menjadi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Melihat kekosongan ini tentu Bank Mandiri harus cepat-cepat menemukan pengganti Wimboh, karena fungsi Komisaris sangat penting di sebuah perusahaan, terlebih perusahaan sekaliber Bank Mandiri.
Bahkan kekosongan posisi tidak hanya di Komisaris, saat ini jabatan Direktur Keuangan Bank Mandiri juga kosong, setelah Pahala N Mansury ditunjuk menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia menggantikan Arif Wibowo.
Analis Investa Saran Mandiri Hans Kwee sendiri memberi sedikit catatan terkait sosok Komisaris Utama di sebuah perusahaan. Mengingat peran Komisaris Utama sangat besar. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More