Selain melakukan pengawasan terhadap kebijakan Direksi, Komisaris juga mempunyai kewenang memberi nasehat kepada Direksi serta melakukan penilaian atau pemberi rekomendasi tentang manajemen risiko perusahaan.
“Diharapkan sosok pengganti Wimboh mengerti bisnis perusahan dan memahami GCG dengan sangat baik. Selain itu network juga harus kuat,” jelasnya di Jakarta, Senin, 21 Agustus 2017.
Baca juga: Bankir Harap Wimboh CS Jaga Stabilitas Keuangan
Seperti diketahui, jabatan Komisaris Utama dan Direktur Keuangan Mandiri ditentukan hari ini lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Bukan tidak mungkin, posisi tersebut akan kembali diisi oleh bankir-bankir jebolan Mandiri atau minimal mengerti seluk beluk bisnis perbankan keseluruhan. (*)
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More
Poin Penting Kebocoran data masih terjadi karena penggunaan banyak tools keamanan yang tidak terintegrasi (silo),… Read More