MenPAN-RB, Azwar Anas wanti-wanti PNS yang mau nonton konser Coldplay. Foto: Istimewa.
Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan, seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) 2024 akan berlangsung sebanyak tiga kali dalam setahun.
Pada tahun pertama, rekrutmen untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) akan dilaksanakan pada Mei 2024.
“Kita sedang koordinasikan dan rapikan. Seleksi awal ditargetkan pada Mei 2024,” kata Anas, dalam Konferensi Pers di Jakarta, Rabu, 17 April 2024.
Diketahui, pemerintah membuka pendaftaran penerimaan CPNS 2024 dengan total 690.822 formasi. Di mana, lulusan fresh graduate menjadi salah satu kelompok yang menjadi prioritas untuk memenuhi kebutuhan CASN.
Baca juga: Seleksi CPNS 2024 Segera Dibuka, Ini Link dan Panduan Buat Akun SSCASN
Anas menyebut, pada CPNS 2024 bakal ada rekrutmen khusus untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang akan ditempatkan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
“Dari 600 ribu fresh graduate itu, 200 ribu CPNS akan ada ASN yang masuk ke IKN,” jelasnya.
Adapun untuk skema penerimaan CPNS khusus IKN, menurutnya akan dibahas terlebih dahulu dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat.
Jika Anda berminat untuk mengikuti seleksi CPNS 2024, maka terlebih dahulu membuat akun SSCASN.
SSCASN.BKN.GO.ID adalah Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) SSCASN merupakan adalah portal resmi yang digunakan untuk proses pendaftaran, seleksi, dan penetapan kelulusan CPNS.
Melalui SSCASN, Anda tentu bisa mendaftar CPNS untuk berbagai formasi, mulai dari formasi umum, formasi khusus, hingga formasi cumlaude.
Membuat Akun di SSCASN dengan cara:
Baca juga: Catat! Ini Bedanya Hunian untuk ASN Single dan Berkeluarga di IKN
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More