Ekonomi dan Bisnis

Siap Bersaing, Gendhis Duta Nusantara Fokus Pasarkan Produk Herbal Bayi dan Anak

Jakarta – Rekakomindo Group meluncurkan anak perusahaan baru yang bergerak di bidang produksi dan distribusi produk herbal alami untuk bayi dan anak-anak yakni PT. Gendhis Duta Nusantara yang hadir untuk memenuhi kebutuhan setiap orang tua yang ingin memberikan produk-produk herbal berkualitas untuk buah hati dan keluarganya. 

Agar dapat memenuhi kebutuhan setiap orang tua akan produk herbal yang aman dan berkualitas untuk bayi dan anak, perusahaan telah memenuhi persyaratan produksi sesuai dengan aturan CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) yang ditetapkan oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dan cGMP (current Good Manufacturing Practices) seperti anjuran WHO (World Health Organization).

“Di tengah sengitnya persaingan untuk produk bayi dan anak, kami hadir dengan inovasi yang bertujuan untuk mewujudkan impian dan kebutuhan setiap orang tua akan produk herbal alami berkualitas yang aman untuk keluarga,” ujar Direktur Utama PT. Gendhis Duta Nusantara, David Gideon dikutip 28 Oktober 2022.

Salah satu produknya yang sudah beredar di masyarakat dan mengantongi izin BPOM adalah Niinon, sebuah produk minyak telon plus untuk menghangatkan badan bayi dan anak. Terbuat dari bahan-bahan alami, Niinon mampu menyerap dengan cepat. Selain itu, Niinon juga melindungi tubuh si kecil dari gigitan nyamuk selama 8 jam dan mampu memberikan wangi hingga 12 jam berkat kandungan baby essence dan tidak memicu iritasi dan alergi pada kulit bayi dan anak.

Dengan konsep produk yang modern, kekinian, dan banyak manfaat, PT. Gendhis Duta Nusantara menyasar ibu-ibu muda dengan rentang usia 20-40 tahun sebagai target konsumen utama. Konsumen dapat dengan mudah membeli produk-produknya di e-commerce.

“Kami optimis bahwa produk-produk dari PT. Gendhis Duta Nusantara akan mendapat tempat bagi konsumen dan menjadi pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan setiap keluarga di Indonesia,” tambah David. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

3 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

9 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

9 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

10 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

12 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

14 hours ago