ShopBack Dapat Suntikan Dana dari Temasek Rp1,09 Triliun

ShopBack Dapat Suntikan Dana dari Temasek Rp1,09 Triliun

ShopBack Dapat Suntikan Dana dari Temasek Rp1,09 Triliun
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – ShopBack aplikasi cashback dan kurator e-commerce mengumumkan penutupan putaran pendanaan lanjutan yang dipimpin oleh Temasek, dengan partisipasi dari investor sebelumnya termasuk Rakuten, EDBI, EV Growth, Cornerstone Ventures, dan 33 Capital. Tambahan dana ini menghasilkan total pendanaan ShopBack pada putaran ini menjadi US$75 juta atau setara dengan Rp1,09 triliun (kurs 1 USD = 14.632).

CEO dan Co-Founder ShopBack Henry Chan mengatakan, pendanaan terbaru ini akan digunakan untuk mengembangkan infrastruktur teknologi, memperluas kemampuan penganalisaan data guna memberikan insight untuk bisnis baru, serta mendorong pertumbuhan di pasar-pasar utama ShopBack. Hingga saat ini, ShopBack telah meraih total pendanaan senilai US$113 juta sejak didirikan pada 2014.

“Sebagai pelopor di sektor cashback rewards, ShopBack berada di posisi yang bagus dalam mengambil bagian dari ledakan belanja online,” ujar Henry Chan melalui keterangan resminya di Jakarta, Jumat 13 Maret 2020.

Saat ini, ShopBack telah memiliki lebih dari 19 juta pengguna di 7 pasar Asia Pasifik (Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina, Thailand, Taiwan dan Australia). ShopBack memberikan pengguna rewards berupa cashback dari berbagai jenis kategori produk, termasuk barang dagangan umum, travel booking, fesyen, kesehatan dan kecantikan, kebutuhan rumah tangga, serta pesan antar makanan.

Di Singapura, ShopBack juga memperluas layanan dengan menghadirkan ShopBack Go, platform rewards berbasis aplikasi yang memberikan cashback/rewards untuk transaksi yang dilakukan secara langsung/di tempat baik di restoran, tempat hiburan, maupun beragam pembelanjaan lainnya.

Tak hanya itu, ShopBack juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi internet Asia Pasifik Ekonomi internet Asia Pasifik akan mencapai US$300 miliar pada 2025, yang seiring dengan pertumbuhan belanja online yang semakin menjadi bagian dari kebutuhan harian masyarakat.

Pada 2019, ShopBack mengalami pertumbuhan tahunan (YoY) sebesar 250% dalam hal penjualan dan order, dengan lebih dari 16 juta order bulanan, dan memberikan lebih dari US$2 miliar penjualan kepada lebih dari 2.500 mitra merchant. (*)

Editor: Rezkiana Np

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]