Jakarta–Kontribusi dan potensi sektor pariwisata yang cukup besar bagi perekonomian Indonesia memberikan peluang tersendiri untuk pengembangan sektor ini. Terlebih dengan jumlah wisatawan mancanegara yang mencapai 2,5 juta di Ibukota Jakarta sendiri, hal yang coba dimanfaatkan oleh Shakti Hotel.
Di jantung Jakarta, Shakti Hotel meresmikan pembukaan hotelnya pada Sabtu, 10 Juni 2017. Prosesi pemotongan pita dilakukan oleh Tjie Putra Willy Karamoy selaku chairman of Shakti Top Finance.
“Dengan lokasinya yang strategis, salah satu tujuan dibangunnya Shakti Hotel di pusat kota Jakarta adalah untuk memudahkan pebisnis yang sedang melakukan perjalanan dinas di Jakarta dalam mencapai lokasi acaranya serta lebih mengenalkan wisata Jakarta kepada pebisnis maupun pelancong yang datang baik dari luar maupun dalam negeri yang ingin mengunjungi tempat-tempat yang iconic di Jakarta Pusat ini,” Ucap Tommy Surianto, Direktur Hotel Shakti Jakarta dalam keterangannya.
Selain menargetkan untuk wisatawan, Shakti Hotel juga menargetkan orang-orang yang sedang melakukan perjalanan bisnis di Jakarta. Diluar dari tujuan Shakti hotel yang ingin mempermudah wisatawan ataupun pebisnis yang sedang berada di Jakarta, Shakti Hotel juga ingin membantu untuk mengurangi pengangguran yang ada dengan membuka banyak lowongan pekerjaan.
Sebagai catatan, Shakti Hotel sebenarnya telah selesai dibangun pada Februari 2017 dan telah menerima tamu sebanyak 3.000 orang lebih hingga akhir Mei kemarin. Harga yang ditawarkan oleh Shakti hotel sendiri cukup bervariatif dari Rp150.000 hingga Rp799.000. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting BTN menggelar Run for Disabilities sebagai bagian Road to BTN Jakim 2026, menegaskan… Read More
Poin Penting Infobank bersama IBI, AAUI, dan APPI menggelar 8th Green Golf Tournament 2026 yang… Read More
Poin Penting Kolaborasi budaya–bisnis: Ajang Meet and Greet Miss Japan 2026 jadi momentum networking Indonesia–Jepang,… Read More
Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More
Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More