Keuangan

Setengah Abad Melayani, Ini Deretan Pencapaian CAR Life Insurance

Jakarta – PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR Life Insurance), salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia, merayakan pencapaian luar biasa dalam perjalanannya selama 50 tahun melayani masyarakat Indonesia.

Perusahaan yang telah hadir sejak 1975 ini mengusung tema “50 Years of Excellence: Growth and Sustainability” dalam perayaan emasnya.

“Selama lima dekade terakhir, kami telah menghadapi berbagai tantangan dan perubahan di industri asuransi. Namun, dengan semangat inovasi dan keberlanjutan, kami yakin CAR Life Insurance akan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia,” ujar Direktur Utama CAR Life Insurance, Freddy Thamrin, dalam pernyataan di Jakarta, Rabu, 30 April 2025.

Baca juga: Realisasi Anggaran MBG Prabowo Capai Rp2,3 Triliun per 29 April 2025

Hingga akhir Desember 2024, CAR Life Insurance tercatat memiliki lebih dari 3 juta tertanggung atau peserta dari produk konvensional dan syariah. Hal ini menjadi bukti nyata kepercayaan masyarakat terhadap layanan dan produk yang ditawarkan perusahaan, yang didukung oleh lebih dari 5.000 agen berlisensi AAJI dan 630 karyawan.

Seiring perkembangan zaman, perusahaan juga terus mendorong transformasi digital. Inovasi berbasis teknologi dihadirkan guna mempermudah masyarakat dalam mengakses produk dan layanan asuransi.

Investasi Tembus Rp10,89 Triliun

Sementara untuk kinerja keuangan, mengutip laporan keuangan (audited), CAR Life mencatatkan total investasi sebesar Rp10,89 triliun sepanjang 2024. Angka ini tumbuh tipis 0,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp10,81 triliun.

Mengacu pada laporan keuangan yang telah diaudit dan dirilis Rabu, 30 April 2025, perusahaan juga membukukan pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp1,97 triliun, atau naik 9,21 persen dibandingkan 2023 yang tercatat Rp1,80 triliun.

Baca juga: Begini Cara Investasi Fixed Income Lewat Deposito

Namun, dari sisi pendapatan premi neto, CAR Life mengalami penurunan cukup tajam. Sepanjang 2024, premi neto tercatat sebesar Rp1,78 triliun, turun 28,02 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,48 triliun.

Untuk laba bersih, CAR Life masih mencatatkan angka positif meskipun sedikit menurun. Di tahun 2024, laba bersih tercatat Rp207,32 miliar, turun tipis 0,58 persen dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp208,53 miliar.

Sementara itu, total aset perusahaan tumbuh menjadi Rp11,49 triliun, naik 2,02 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp11,26 triliun. Liabilitas tercatat stabil di angka Rp8,07 triliun, hanya naik tipis 0,07 persen. Adapun ekuitas perusahaan naik signifikan sebesar 8,14 persen menjadi Rp3,45 triliun.

Dari sisi kesehatan keuangan, tingkat solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) CAR Life tercatat mencapai 253 persen—lebih dari dua kali lipat ambang batas minimal yang ditetapkan OJK sebesar 120 persen. Ini menunjukkan kondisi keuangan perusahaan masih sangat sehat dan mampu memenuhi kewajibannya. (*)

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

10 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

10 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

10 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

13 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

14 hours ago

Macet Mudik Tak Terhindarkan karena Transaksi Tol, Ini Solusinya

Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More

15 hours ago