Direktur Utama CAR Life Insurance, Freddy Thamrin (ketiga kiri) foto bersama direksi di sela acara perayaan HUT ke 50 Asuransi CAR di Swissotel, Pantai Indah Kapuk, Jakarta, Rabu (30/4). (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR Life Insurance), salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia, merayakan pencapaian luar biasa dalam perjalanannya selama 50 tahun melayani masyarakat Indonesia.
Perusahaan yang telah hadir sejak 1975 ini mengusung tema “50 Years of Excellence: Growth and Sustainability” dalam perayaan emasnya.
“Selama lima dekade terakhir, kami telah menghadapi berbagai tantangan dan perubahan di industri asuransi. Namun, dengan semangat inovasi dan keberlanjutan, kami yakin CAR Life Insurance akan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia,” ujar Direktur Utama CAR Life Insurance, Freddy Thamrin, dalam pernyataan di Jakarta, Rabu, 30 April 2025.
Baca juga: Realisasi Anggaran MBG Prabowo Capai Rp2,3 Triliun per 29 April 2025
Hingga akhir Desember 2024, CAR Life Insurance tercatat memiliki lebih dari 3 juta tertanggung atau peserta dari produk konvensional dan syariah. Hal ini menjadi bukti nyata kepercayaan masyarakat terhadap layanan dan produk yang ditawarkan perusahaan, yang didukung oleh lebih dari 5.000 agen berlisensi AAJI dan 630 karyawan.
Seiring perkembangan zaman, perusahaan juga terus mendorong transformasi digital. Inovasi berbasis teknologi dihadirkan guna mempermudah masyarakat dalam mengakses produk dan layanan asuransi.
Sementara untuk kinerja keuangan, mengutip laporan keuangan (audited), CAR Life mencatatkan total investasi sebesar Rp10,89 triliun sepanjang 2024. Angka ini tumbuh tipis 0,65 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp10,81 triliun.
Mengacu pada laporan keuangan yang telah diaudit dan dirilis Rabu, 30 April 2025, perusahaan juga membukukan pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp1,97 triliun, atau naik 9,21 persen dibandingkan 2023 yang tercatat Rp1,80 triliun.
Baca juga: Begini Cara Investasi Fixed Income Lewat Deposito
Namun, dari sisi pendapatan premi neto, CAR Life mengalami penurunan cukup tajam. Sepanjang 2024, premi neto tercatat sebesar Rp1,78 triliun, turun 28,02 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,48 triliun.
Untuk laba bersih, CAR Life masih mencatatkan angka positif meskipun sedikit menurun. Di tahun 2024, laba bersih tercatat Rp207,32 miliar, turun tipis 0,58 persen dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp208,53 miliar.
Sementara itu, total aset perusahaan tumbuh menjadi Rp11,49 triliun, naik 2,02 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp11,26 triliun. Liabilitas tercatat stabil di angka Rp8,07 triliun, hanya naik tipis 0,07 persen. Adapun ekuitas perusahaan naik signifikan sebesar 8,14 persen menjadi Rp3,45 triliun.
Dari sisi kesehatan keuangan, tingkat solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) CAR Life tercatat mencapai 253 persen—lebih dari dua kali lipat ambang batas minimal yang ditetapkan OJK sebesar 120 persen. Ini menunjukkan kondisi keuangan perusahaan masih sangat sehat dan mampu memenuhi kewajibannya. (*)
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More
Poin Penting Ancaman siber terus meningkat dan menyasar seluruh jenis bank, termasuk bank digital. Amar… Read More
Poin Penting PT Kawasan Industri Terpadu Batang menjalin kerja sama dengan PT Jateng Petro Energi… Read More