Jakarta – Wuling Finance jadi salah satu perusahaan pembiayaan yang getol menerapkan teknologi digital dalam bisnisnya. Alan Wang, Chief Executive Officer PT. SGMW Multifinance Indonesia (Wuling Finance) mengungkapkan, teknologi saat ini sudah menjadi tulang punggung bagi perusahaan.
“Perusahaan kami sangat concern dengan pelayanan yang cepat dan fleksibilitas kepada para nasabah. Untuk mencapai hal tersebut, kami menjalankan roda perusahaan didukung penuh dengan tenaga pelaksana yang professional serta dukungan sistem IT teknologi canggih,” jelas Alan ketika diwawancarai oleh Infobank di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan pihaknya sudah menerapkan aplikasi Mobile Order untuk memproses aplikasi kredit. Survei nasabah juga sudah dilakukan secara digital melalui aplikasi Mobile Survey yang tersedia di telepon pintar.
Tidak hanya itu, Wuling Finance juga punya aplikasi Mobile Collection yang digunakan untuk penagihan. Sistem komputer perusahaan juga terintegrasi untuk bisa mengelola aset kredit yang ada.
Aditya Syahrizal Effendi, Chief Marketing Officer Wuling Finance menambahkan bahwa mayoritas proses bisnis perusahaan sudah didukung teknologi terkini, seperti e-signature dan face recognition. Sehingga, proses pengajuan kredit nasabah sudah dilakukan melalui elektronik channel.
Ke depan, Wuling Finance akan terus menerapkan sistem teknologi kerja terbaik yang sudah berjalan di China. Perusahaan menargetkan mampu melakukan proses persetujuan kredit dengan tingkat kualitas kredit yang sangat baik dalam hitungan menit. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More