Categories: Keuangan

Sequislife Tawarkan Berobat Cashless Di Malaysia

Tren berobat ke rumah sakit di luar negeri semakin digemari belakangan ini. Hal ini dijadikan peluang oleh Sequislife untuk meningkatkan pendapatan preminya. Indra Haryono.
Jakarta – PT Asuransi Jiwa Sequislife mengeluarkan produk asuransi tambahan baru yang dapat digunakan di luar negeri secara cashless. Menurut direksi perusahaan, produk ini hanya dapat digunakan di lebih dari 50 rumah sakit di Malaysia melalui jaringan International Assistance (IA).
President Director & CEO Sequislife, Tatang Widjaja mengatakan, produk asuransi tambahan ini bisa dimanfaatkan oleh nasabah premium saja. Dia juga menambahkan, manfaat cashless ini baru bisa dimanfaatkan pada tanggal 1 September nanti.
“Segmentasinya memang untuk nasabah menengah atas. Layana berobat di Malaysia ini sebenarnya sudah kami lakukan sejak lama. Sebelumnya, nasabah kami bisa melakukan pembayaran lebih dulu, baru reimburse setelahnya. Sekarang,  mereka bisa langsung mendapatkan pelayanan tanpa melakukan pembayaran,” jelasnya setelah konferensi pers peluncuran layanan ini.
Masih menurut Tatang, perusahaan melakukan kerjasama dengan Malaysia karena layanan kesehatan yang disediakan di sana sudah cukup baik. Selain itu, harga pelayanan yang ditawarkan juga masih lebih rendah dari negara tetangga seperti Singapura.
“Kami melihat banyak nasabah premium Sequislife yang memiliki kartu cashless sekitar 15 ribu orang dan melihat dari data klaim yang mencapai 2 ribu orang mencari layanan kesehatan di Malaysia,” sambungnya.

Apriyani

Recent Posts

Perjanjian Dagang RI-AS: Era Kecemasan Sistem Pembayaran dari “Ayat-ayat Setan”

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More

1 hour ago

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

6 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

7 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

7 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

7 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

9 hours ago