Jakarta–Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan ini (6/3) diprediksi akan mendapatkan sentimen positif dari global, sehingga akan menguntungkan laju rupiah untuk kembali ke zona hijaunya.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta dalam risetnya, di Jakarta, Senin, 6 Maret 2017. Menurutnya, sentimen pelemahan dolar AS yang terjadi bisa menguntungkan kurs Asia hari ini.
Pernyataan Yellen yang memberikan sinyal kenaikan Fed Fund Rate dalam waktu dekat ini, seharusnya mendorong laju dolar AS menguat, namun pasar justru memperlihatkan dolar yang terkoreksi bersamaan dengan yield US Treasury.
“Koreksi dollar index bisa mencegah pelemahan rupiah yang lebih dalam walaupun volatilitas tinggi jangka pendek, sepertinya tidak terhindarkan,” ujarnya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting IHSG sesi I ditutup melemah 0,53 persen ke level 8.079,32, berbalik turun dari… Read More
Poin Penting Misbakhun membantah mengetahui isu namanya masuk bursa calon Ketua OJK dan menegaskan masih… Read More
Poin Penting OJK memperluas klasifikasi investor pasar modal dari 9 menjadi 27 jenis untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Indonesia jadi negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, dengan 82 persen… Read More
Poin Penting PT Gozco Capital membeli 164 juta saham Bank Neo Commerce senilai Rp59,7 miliar,… Read More
Poin Penting OJK dan BEI resmi mensosialisasikan rencana kenaikan free float dari 7,5 persen menjadi… Read More