Lebih lanjut dirinya menilai, laju dolar AS yang terkoreksi ini, kata dia, kemungkinan didorong oleh penguatan tajam mata uang Euro, sejalan dengan ekspektasi pertemuan Bank Sentral Eropa pada pertengahan pekan ini.
Kendati demikian, tambah dia, pelaku pasar diminta tetap harus waspada terhadap sentimen negatif yang diperkirakan datang dari Tiongkok yang menyatakan akan memangkas proyeksi pertumbuhan ekonominya, sehingga berdampak ke laju rupiah.
“Faktor global beberapa minggu ke depan cenderung akan mendominasi pegerakan aset berdenominasi rupiah, khususnya pertemuan beberapa bank sentral utama dunia,” ucapnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Kapolri memprediksi puncak arus balik Idul Fitri dimulai 24 Maret 2026. Polri–TNI dan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo akan menunaikan Salat Id di Aceh Tamiang sekaligus meninjau penanganan pascabencana… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat kebersamaan. Seluruh elemen… Read More
Oleh Eko B Supriyanto, Pimpinan Redaksi InfoBank Media Group LEBARAN baru saja tiba. Suara takbir… Read More
Poin Penting PGE memastikan operasional pembangkit panas bumi tetap optimal selama periode mudik Idul Fitri… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menghadirkan layanan darurat t rex (derek/gendong) untuk membantu pemudik di berbagai… Read More