Market Update

Sentimen Ahok Mereda, Rupiah Berpeluang Menguat

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini (17/11) diperkirakan berpeluang menguat, meski pada perdagangan sebelumnya, laju rupiah terhadap dollar AS ditutup melemah.

Kendati demikian, menurut Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta, secara umum permintaan dollar AS di dalam negeri sudah berkurang drastis, terlihat dari IHSG dan Surat Utang Negara (SUN) yang mulai menguat lagi.

Baca juga:Keputusan Kasus Ahok Beri Sentimen ke Rupiah

“Rupiah, pada Rabu akhirnya ditutup melemah sejalan dengan penguatan dollar di pasar Asia. Tapi, rupiah masih berpeluang menguat di perdagangan Kamis ini,” ujar Rangga dalam risetnya, di Jakarta, Kamis, 17 November 2016.

Selanjutnya: BI diperkirakan masih akan menahan suku bunganya

Page: 1 2

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

11 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

12 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

13 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

18 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

19 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

19 hours ago