Dia menambahkan, pada rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) CIMB Niaga tercatat sebesar 18,43 persen pada Semester I-207 atau meningkat 81 bps (yoy) dari periode yang sama tahun lalu. CIMB Niaga menjadi bank pertama yang naik kelas ke BUKU 4, yang merupakan kategori bank tertinggi dari sisi modal inti (Tier-1) berdasarkan aturan OJK.
Dengan adanya kinerja yang positif ini, telah menopang total aset CIMB Niaga yang tercatat sebesar Rp241,81 triliun per akhir Semester I-2017 ini. Angka tersebut naik sebesar 1 persen bila dibangingkan dengan tahun lalu di periode yang sama. CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai bank terbesar kelima di Indonesia dari sisi aset.
“Secara bertahap, kami akan terus menyeimbangkan neraca keuangan dan mengimplementasikan berbagai inisiatif untuk mengoptimalkan permodalan. Kualitas aset juga diharapkan akan terus semakin membaik sejalan dengan kebijakan penyeimbangan portofolio dan peningkatan kebijakan manajemen risiko,” tutupnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting One way mudik 2026 secara nasional direncanakan berlaku pada 18 Maret 2026 pukul… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3,1 persen dari sebelumnya… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75 persen pada Maret 2026, dengan suku… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi InfoBank Media Group ASING, Aseng dan Asep. Bank milik… Read More
Poin Penting ESDM memastikan stok BBM nasional aman dengan ketahanan mencapai 27–28 hari, di atas… Read More
Poin Penting Chubb Indonesia bekerja sama dengan Bank DBS Indonesia meluncurkan asuransi siber Cyber Guard… Read More