News Update

Semen Indonesia Matangkan Proses Akuisisi Pabrik di Bangladesh

Jakarta — Manajemen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk menyatakan jika proses akuisisi perusahaan pabrik grinding plant di Bangladesh telah memasuki tahap finalisasi.

Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia, Ahyanizzaman mengungkapkan terkait hal itu, pihaknya akan menjadi pemegang saham mayoritas. Perseroan pun masih melakukan negosiasi terkait penyelesaian proses akuisisi tersebut, dan ditargetkan, proses bisa rampung di akhir tahun ini.

“Bangladesh kita upayakan tahun ini, karena sudah finishing finalisasi. Moga-moga bisa tahun ini tergantung negosiasi. Hambatan regulasi enggak ada,” katanya di Jakarta, Jumat, 15 September 2017.

Ia menyampaikan, meski kapasitas produksi pabrik tersebut tidak mencapai 2 juta ton per tahun, namun diharapkan semen yang akan dihasilkan dari pabrik itu dapat diserap oleh pasar domestik negara tersebut.

“Bangladesh ya untuk pasar Bangladesh. Bangladesh dia kan importir, jadi kita bisa supply klinkernya dari domestik di sana digiling dijual di sana,” jelas Ahyanizzaman. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Dwitya Putra

Recent Posts

Catat Kinerja Solid di 2025, Tugu Insurance Terus Memperkuat Fundamental Bisnis

Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More

2 hours ago

Purbaya Pertimbangkan Barter Geo Dipa untuk Akuisisi PNM

Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More

2 hours ago

Resmi! BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Nilai per Sahamnya

Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More

2 hours ago

Tren Kinerja Positif, Bank Banten Kelola RKUD Pemkab Serang

Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More

2 hours ago

Ahli Tegaskan Kasus Sritex Bukan Korupsi, Eks Dirut Bank Jateng Dinilai Tak Layak Dipidana

Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More

2 hours ago

OJK Siapkan Aturan Baru RBB, Begini Respons Purbaya

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More

4 hours ago