Direktur Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Enny Sri Hartati sempat memberi tanggapan, sebagai lembaga keuangan yang membutuhkan kepercayaan dari masyarakat, tentu lembaga ini membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki integritas, profesional dan punya kapabilitas dalam melindungi kepentingan publik.
Tidak hanya itu saja, track record juga sangat penting untuk mengetahui seberapa besar sosok pemimpin itu mengetahui seluk beluk industri keuangan. Dan yang pasti tambahnya, kombinasi antara akademisi, dan profesional patut diperhitungkan dalam menyeimbangkan internal di OJK.
Baca juga: Ini Kriteria Ideal untuk Jadi DK OJK
“Karena industri keuangan itu boleh dibilang urat nadi perekonomian. Sehingga tidak boleh mencari sembarang orang, ” kata Enny kepada Infobank
Melihat hal itu apakah semua pentinggi OJK kembali mendududuki kursi panas OJK? Menurut Enny, kombinasi antara akademisi, dan profesional patut diperhitungkan dalam menyeimbangkan internal di OJK. Ada pentinggi OJK yang saat ini masih menjabat akan ada yang tersingkir di Seleksi selanjutnya. Masyarakat pastinya butuh pemimpin yang benar-benar bisa membuat industri keuangan ke depan bisa lebih baik, dari sisi pengawasan. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Kredit konsumen Bank Danamon tumbuh double digit di 2025, mencapai sekitar 12–15 persen,… Read More
Poin Penting BSN meluncurkan Bale Syariah by BSN sebagai mobile banking syariah terpadu untuk menjawab… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More