Terus Melemah, Menkeu Akui Sulit Pasang Proyeksi Rupiah
Jakarta – Panitia Seleksi DK OJK (Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan) telah melakukan penyeleksian tahap pertama. Sri Mulyani, Ketua Pansel menegaskan, dalam seleksi DK OJK tahap II pemilihan telah didiskusikan secara aklamasi dan tidak mementingkan kepentingan pribadi dari kelompok manapun yang mewakili Panitia Seleksi.
“Keputusan yang diambil dilakukan secara aklamasi, jadi tidak ada dissenting opinion dan pembahasan dilalukan secara transparan dan sangat terbuka. Seluruh anggota memberikan pertimbangan dalam menilai, semua berpartisipasi,” ucap Sri Mulyani yang juga adalah Menteri Keuangan.
Pengambilan keputusan ini, tambah Menkeu, juga dihadiri oleh seluruh anggota panitia seleksi. “Jadi pembahasan telah dihadiri penuh para anggota pansel dan telah dibicarakan secara penuh partisipasi yang baik” Lanjutnya.
Menurutnya proses pemilihan 35 nama yang lolos pada tahap seleksi II ini telah melewati hasil rembukan bersama para anggota pansel dan tidak ada satupun yang dilebihkan dalam proses pemilihan. Keputusan yang telah diambilpun dilakukan secara aklamasi dan tidak ada disenting opinion dalam pembahasan tersebut. (Selanjutnya : Informasi KPK Jadi Pertimbangan)
Page: 1 2
Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More
Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More
Poin Penting IHSG menguat tipis 0,30 persen ke level 8.146,71 dengan nilai transaksi Rp25,74 triliun… Read More
Poin Penting Ekonomi RI 2025 diproyeksi tumbuh 5,07 persen yoy, lebih tinggi dari realisasi 2024… Read More
Poin Penting Saham BBTN menguat 3,27 persen ke Rp1.265, menjadi bank BUMN dengan kenaikan year… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, Bank Mandiri merealisasikan 1.174 program TJSL di 12 wilayah Indonesia sebagai… Read More