Terus Melemah, Menkeu Akui Sulit Pasang Proyeksi Rupiah
Jakarta – Panitia Seleksi DK OJK (Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan) telah melakukan penyeleksian tahap pertama. Sri Mulyani, Ketua Pansel menegaskan, dalam seleksi DK OJK tahap II pemilihan telah didiskusikan secara aklamasi dan tidak mementingkan kepentingan pribadi dari kelompok manapun yang mewakili Panitia Seleksi.
“Keputusan yang diambil dilakukan secara aklamasi, jadi tidak ada dissenting opinion dan pembahasan dilalukan secara transparan dan sangat terbuka. Seluruh anggota memberikan pertimbangan dalam menilai, semua berpartisipasi,” ucap Sri Mulyani yang juga adalah Menteri Keuangan.
Pengambilan keputusan ini, tambah Menkeu, juga dihadiri oleh seluruh anggota panitia seleksi. “Jadi pembahasan telah dihadiri penuh para anggota pansel dan telah dibicarakan secara penuh partisipasi yang baik” Lanjutnya.
Menurutnya proses pemilihan 35 nama yang lolos pada tahap seleksi II ini telah melewati hasil rembukan bersama para anggota pansel dan tidak ada satupun yang dilebihkan dalam proses pemilihan. Keputusan yang telah diambilpun dilakukan secara aklamasi dan tidak ada disenting opinion dalam pembahasan tersebut. (Selanjutnya : Informasi KPK Jadi Pertimbangan)
Page: 1 2
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More