Beberapa sumber data pribadi para peserta juga turut dipertimbangkan dalam seleksi tahap kedua ini dengan mengambil sumber dari dokumen yang dilampirkan peserta berupa daftar riwayat hidup. Selain itu, data dan informasi dari lembaga yang berwenang seperti PPATK, KPK, BI dan OJK juga turut menjadi bahan pertimbangan dalam seleksi tahap II ini.
Dan data terakhir ialah masukan masyarakat yang disampaikan melalui saluran yang disediakan oleh panitia seleksi seperti email, whatsapp resmi pansel, serta surat dan dokumen tertulis.
“Kita juga menilai catatan mengenai laporan masyakaat kepada KPK mengenai indikasi perbuatan korupsi, kolusi dan nepotisme yang tentu juga telah diferifikasi oleh KPK.” Ujar Sri Mulyani
Seluruh anggota Panitia Seleksi juga saling menjaga sehingga pengambilan keputusan terbebas dari kepentingan pribadi maupun institusi yang diwakilinya. Karena para panitia seleksi sendiri turut menjaga integeritas serta profesionalisme. (Baca juga : Sri Mulyani Pastikan Seleksi DK OJK Sesuai Prosedur ) (*) Suheriadi.
Page: 1 2
Poin Penting Perusahaan didorong merombak arsitektur data center agar lebih cepat, simpel, fleksibel, efisien, aman,… Read More
Poin Penting Ekonomi RI 2025 diproyeksi tumbuh 5,07 persen yoy, lebih tinggi dari realisasi 2024… Read More
Poin Penting Saham BBTN menguat 3,27 persen ke Rp1.265, menjadi bank BUMN dengan kenaikan year… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, Bank Mandiri merealisasikan 1.174 program TJSL di 12 wilayah Indonesia sebagai… Read More
Poin Penting Penerimaan negara hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp172,7 triliun, tumbuh 9,8 persen yoy… Read More
Poin Penting Pemerintah dan Komisi XI DPR RI sepakat membentuk panja untuk membahas revisi UU… Read More