Categories: Tips & Trick

Selain Emas, Ini 4 Pilihan Investasi yang Aman dan Paling Cuan, Cek di Sini!

Jakarta – Emas memang selalu menjadi pilihan investasi masyarakat. Emas dinilai investasi yang aman dan memiliki harga stabil dan kenaikannya cukup signifikan. Bahkan, emas diklaim kebal terhadap inflasi.

Bicara soal investasi, sebenarnya tak melulu instrumen emas. Masih ada beberapa pilihan investasi yang aman dilakukan, dan tentunya menghasilkan cuan yang menggiurkan.

Merangkum berbagai sumber, berikut investasi yang aman dan paling cuan selain emas:

Properti

Pilihan investasi ini bisa dibilang sangat menguntungkan. Jenisnya dapat berupa investasi tanah, rumah, apartemen, ruko, dan bangunan lainnya.

Untuk jangka panjang, investasi properti memang sangat menjanjikan. Ini bisa dilihat dari sisi capital gain, keuntungan yang diperoleh oleh seorang investor saat menjual kembali aset investasinya properti.

Baca juga: Harga Emas Antam Stagnan, Begini Kiat Investasi Emas Agar Cuan Besar

Umumnya, rata-rata jangka waktu investasi properti untuk menghasilkan capital gain adalah 3-5 tahun. Sebagai gambaran, capital gain properti di lokasi strategis berkisar 15-35% dalam setahun. Jika seseorang memiliki investasi properti seharga Rp1 miliar dengan capital gain 35%, keuntungan yang didapat mencapai Rp350 juta.

Selain itu, dilihat dari aspek risiko yang ada, bentuk investasi properti juga bisa dibilang sangat minim.

Deposito

Investasi yang menguntungkan lainnya adalah deposito. Pilihan investasi ini tak membutuhkan skill apapun untuk memulainya. Caranya cukup sediakan modal untuk disimpan di bank dengan periode tertentu.

Bank kemudian akan memberikan imbal hasil dengan presentase tertentu, sesuai dengan jumlah uang yang disimpan. Umumnya, imbal hasil sekitar 5%. Jenis investasi ini bisa dibilang sangat cocok untuk pemula.

Reksadana

Ini merupakan model investasi yang pengelolaannya dipegang oleh manajer investasi. Jadi, investor cukup menaruh sejumlah uang sesuai kemampuan, kemudian manajer investasi yang akan mendistribusikan uangnya.

Reksadana dinilai sebagai investasi yang lebih menguntungkan. Pasalnya, suku bunganya yang lebih tinggi dibanding model investasi lainnya. Investor juga tak memiliki patokan jumlah uang yang harus diinvestasikan.

Obligasi

Investasi ini berupa membeli surat-surat berharga dalam jangka waktu tertentu. Umumnya, kebih dari satu tahun dari pihak-pihak yang membutuhkan modal.

Baca juga: Kondisi Makroekonomi Membaik, Obligasi dan Saham Bisa jadi Pilihan Investasi

Tawaran investasi obligasi datang dari perusahaan negara ataupun swasta. Setelah jangka waktu invetasi berakhir, surat-surat berharga akan ditarik kembali oleh pemberi investasi dan uang akan kembali.

Sedangkan imbal hasil dalam persentase tertentu akan diberikan per bulan selama waktu kontrak investasi.

Itulah 4 pilihan investasi yang bisa Anda pilih yang cukup menjanjikan selain emas. Imbal hasilnya menjanjikan, dan minim risiko. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Bank Mandiri Targetkan Kredit 2026 Tetap di Atas Rata-Rata Industri

Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More

5 mins ago

CEO Infobank: Jual Beli Kendaraan STNK Only Ilegal dan Berisiko Pidana

Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More

13 mins ago

Presiden Prabowo Lantik Juda Agung Jadi Wamenkeu

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wamenkeu untuk sisa masa jabatan 2024–2029 melalui Keppres… Read More

20 mins ago

DPLK Avrist Targetkan Nasabah Tumbuh 15 Persen di 2026

Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More

34 mins ago

Kondisi Menantang, Begini Stategi Bisnis Bank Mandiri pada 2026

Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More

44 mins ago

IHSG Ditutup Melemah 0,53 Persen ke Posisi 8.103

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More

1 hour ago