Poin Penting
- SEICO Steel bidik pasar konstruksi baja pra-rekayasa di Indonesia untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan industri
- SEICO telah berpengalaman lebih dari 14 tahun dan mengerjakan 2.000 proyek di lebih dari 20 negara
- Perusahaan menghadirkan solusi struktur baja cepat bangun dengan standar kualitas dan keselamatan global.
Jakarta – Kebutuhan akan pembangunan infrastruktur dan fasilitas industri yang cepat, efisien, serta berstandar global dinilai terus meningkat di Indonesia.
Kondisi tersebut mendorong perusahaan konstruksi baja, SEICO Steel, memperluas penetrasi pasar melalui penyediaan solusi bangunan baja pra-rekayasa dan struktur baja untuk berbagai sektor industri.
Overseas Manager & Chief Representative Office SEICO, Nguyen Doan Dung, mengatakan kehadiran kantor representatif perusahaan di kawasan Sampoerna Strategic Square, Jakarta Selatan, menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam mendukung pengembangan industri dan infrastruktur nasional.
Menurutnya, SEICO fokus pada layanan desain, manufaktur, hingga instalasi struktur baja yang disesuaikan dengan kebutuhan tiap proyek. Perusahaan tersebut telah berpengalaman lebih dari 14 tahun dengan penerapan standar konstruksi Amerika Serikat dan Vietnam.
“Hingga saat ini, SEICO telah terlibat dalam lebih dari 2.000 proyek di lebih dari 20 negara,” ujar Nguyen dalam keterangannya dikutip 23 Mei 2026.
Baca juga: Building Decoration Summit Dukung Geliat Industri Kontruksi Tanah Air
Ia menjelaskan, perusahaan menawarkan berbagai solusi konstruksi baja, termasuk bangunan baja pra-rekayasa yang dinilai mampu mempercepat proses pembangunan sekaligus meningkatkan efisiensi proyek.
Selain itu, SEICO juga menghadirkan produk SP Deck, yakni sistem pelat lantai baja yang diklaim dapat mempercepat proses pengecoran dan memperkuat struktur bangunan.
Nguyen menilai, kebutuhan konstruksi baja saat ini semakin meluas seiring pertumbuhan sektor industri, logistik, hingga energi. Karena itu, penerapan struktur baja dinilai relevan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari fasilitas manufaktur, pergudangan, hingga proyek infrastruktur.
Ia menyebutkan, solusi konstruksi perusahaan telah digunakan pada sektor pertanian dan pengolahan, manufaktur, industri berat, energi dan pertambangan, hingga fasilitas logistik dan transportasi.
Baca juga: Emiten Kontruksi PTPP Raih Kontrak Baru Rp29,31 T, Berikut Rinciannya
Tak hanya fokus pada pengembangan bisnis, perusahaan juga menekankan aspek kualitas dan keselamatan kerja melalui penerapan standar QHSE (Quality, Health, Safety, and Environment).
“Setiap komponen baja dan proses konstruksi kami dirancang untuk memenuhi standar keamanan sekaligus memperhatikan aspek lingkungan,” tutup Nguyen. (*)


