Jakarta – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisainstek) Satryo Soemantri Brodjonegoro, kini tengah menjadi sorotan publik. Satryo Soemantri Brodjonegoro, didemo anak buahnya di Kantor Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemendiktisaintek) pada Senin, 20 Januari 2025.
Aksi demo tersebut dipicu atas pemecatan salah satu pegawai Kemendiktisaintek, Neni Herlina menduduki posisi Prahum Ahli Muda & Pj. Rumah Tangga oleh Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro. Pemecatan itu disinyalir tanpa prosedur dan alasan yang jelas.
Baca juga: Intip Sumber Kekayaan Budi Said yang Divonis 15 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Antam
Selain didemo ASN Kemendiktisaintek, kekayaan Satryo Soemantri Brodjonegoro juga menjadi perhatian publik. Pasalnya, dia menjadi salah satu pejabat dengan kekayaan yang cukup fantastis.
Mengutip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin 20 Januari 2025, pria kelahiran Belanda, 5 Januari 1956 ini tercatat memiliki total kekayaan Rp46,05 miliar, yang dilaporkan pada 7 Desember 2024.
Jika dirinci, kekayaan terbesar Satryo Soemantri Brodjonegoro berasal dari aset tanah dan bangunan yang senilai Rp33,65 miliar. Adapun tanah dan bangunan tersebut tersebar di sejumlah daerah di Tanah Air, seperti Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, hingga Bali.
Baca juga: Intip Kekayaan Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa yang Kena OTT KPK
Masih dalam laporan LHKPN, Satryo Soemantri Brodjonegoro juga memiliki harta yang berasal dari alat transportasi dan mesin senilai Rp1,4 miliar. Rinciannya, Satryo memiliki koleksi mobil BMW X3 tahun 2016 hasil sendiri senilai Rp400 juta. Kemudian, mobil listrik BYD Seal tahun 2024 hasil sendiri Rp700 juta.
Koleksi mobil lainnya adalah Toyota Innova Reborn 2.0 G At tahun 2020 hasil sendiri Rp200 juta dan Ford Escape 2.3l Limited At tahun 2011, hasil sendiri Rp100 juta.
Selain properti dan kendaraan, Satryo memiliki kas dan setara kas senilai Rp11 miliar dan tercatat tidak memiliki utang. Alhasil, total kekayaan Satryo Soemantri Brodjonegoro mencapai Rp46,05 miliar. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More