Categories: Ekonomi dan Bisnis

Sebanyak 49,5% UMKM Sudah Miliki Akses Penjualan Digital

Jakarta – Pandemi Covid-19 mendorong pengunaan kanal digital dalam penjualan UMKM. Survei yang dilakukan Mandiri Institute mencatat sebanyak 49,5% UMKM Indonesia saat ini sudah memiliki kanal penjualan digital.

Teguh Yudo Wicaksono, Head of Mandiri Institute mengungkapkan, pandemi Covid-19 mendorong kenaikan adopsi digital sebesar 9% terhadap UMKM yang baru berdiri sejak 2020. Adapun UMKM yang dimiliki perempuan ternyata lebih banyak yang mengadopsi penjualan secara digital.

“Dari survei ditemukan sekitar 80,8% menyediakan transaksi non-tunai, dimana mayoritas (93,2%) menggunakan metode transfer antar bank. UMKM pengguna EDC ada sebesar 49,6 %, sementara transaksi menggunakan e-wallet digunakan oleh 37,1% UMKM. Kami melihat penggunaan EDC dalam transaksi penjualan dan pembelian UMKM mulai tergantikan oleh metode non-tunai lainnya,” jelas Teguh pada keterangan resminya, Selasa, (18/01/2022).

Meskipun demikian, Mandiri Institute menyoroti kendala jaringan yang masih menjadi kendala terbesar pada penjualan secara online. Lebih dari setengah responden (55,1%) mengalami jaringan telekomunikasi yang lemah menyulitkan mereka dalam menjual.

Penjualan melalui aplikasi pesan instant dan sosial media adalah metode terbanyak yang digunakan. Ketidaktahuan cara menjual produk secara online menjadi kendala terbesar UMKM yang tidak menggunaakan akses digital. Kendala lain yang dihadapi adalah kurangnya modal, sarana, dan akses pendukung (seperti smartphone, platform yang sesuai, dan akun dompet digital/perbankan).

Teguh mengusulkan, dukungan pelatihan dan asistensi mengenai pengetahuan mengenai cara penggunaan platform digital diperlukan oleh para pelaku UMKM. Selain itu, dukungan mengenai literasi keuangan dan penyebaran informasi terkait pinjaman melalui fintech sangat diharapkan mengingat baru 36% responden UMKM yang memanfaatkan akses pembiayaan melalui fintech. (*)

Evan Yulian

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

4 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

4 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

4 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

5 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

5 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

5 hours ago