Bekasi – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan PT BNI Life Insurance (BNI Life) menyelenggarakan kegiatan khitanan (sunat) massal. Adapun sekitar 100 anak di kawasan Pebayuran, Kabupaten Bekasi dan sekitarnya mengikuti kegiatan sunat massal tersebut.
Kegiatan khitanan massal ini dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian BNI dan BNI Life pada kesehatan anak, sekaligus menyempurnakan salah satu tuntutan agama. Tidak sepeserpun biaya yang dibebankan kepada para peserta khitanan massal ini.
Acara khitanan massal ini diselenggarakan di Yayasan Ihsanul Amal, Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (11/7). Hadir menyaksikan acara tersebut Direktur Keuangan BNI Life Eben Eser Nainggolan, beserta perwakilan dan orangtua peserta Khitanan Massal.
Eben mengungkapkan dalam kegiatan khitanan ini, BNI Life menggunakan teknik smart klamp, salah satu teknik khitanan yang lebih canggih, aman, dan cepat. Program Khitanan Massal ini direncanakan akan menjadi program CSR berkelanjutan BNI dan BNI Life.
Penyelenggaran sunatan massal ini diadakan bertepatan dengan momentum liburan sekolah. Sehingga tingkat kehadiran anak pada acara Khitanan Massal ini tinggi dan waktu untuk masa pemulihan pasca khitan mencukupi sebelum mereka kembali bersekolah.
Selain kegiatan khitanan, BNI dan BNI Life juga memberikan bingkisan kepada anak dan orangtua peserta Khitanan Massal berupa uang saku, sarung, celana, dan bahan makanan pokok, serta fasilitas obat–obatan. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan kontrol medis hingga dapat dipastikan sembuh.
Corporate Secretary BNI Meiliana menuturkan, BNI telah menyelenggarakan dan mendukung berbagai program Khitanan Massal di beberapa daerah pada 2 bulan terakhir ini.
Aktivitas ini merupakan bentuk perhatian korporasi terhadap keluarga yang kurang mampu mengkhitankan anak-anak lelaki mereka karena terbentur keterbatasan ekonomi. Hingga hari ini, BNI telah membiayai khitan massal bagi sekitar 785 anak di berbagai daerah. (*)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More