Sementara berdasarkan data ICC Indonesia, hanya terdapat 270 SDM di Indonesia yang memegang sertifikasi internasional di bidang Trade and Guarantee. Indonesia bahkan kalan dengan China dan India, yang memiliki lebih dari 7.000 orang pemegang sertifikat tersebut.
Padahal, bila dilihat secara pertumbuhan ekonomi, bahwa para bankir di Indonesia semestinya bisa menyamai atau mendekati dua negara tersebut. Dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen, Indonesia membutuhkan bisnis trade finance sebagai penopang.
“Makanya pertemuan seperti ICC Banking Commission Annual Meeting ini menjadi penting. Bagaiman ada keterampilan khusus untuk trade finance. Ini penting untuk permudah akses kita, karena akses jadi sulit karena value change tadi,” ucap Muliaman. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More
Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More
Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) bersinergi dalam diskusi bertema "Peran Masjid Istiqlal di Era Transformasi Digital… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan tahunan industri jasa keuangan yang digelar rutin untuk menyampaikan… Read More
Dengan adanya MyPanin, menegaskan komitmen PaninBank dalam menghadirkan aplikasi layanan perbankan digital yang komprehensif, nyaman,… Read More
Poin Penting Sempat terkoreksi 5,15 persen ke Rp1.115 saat IHSG anjlok akibat sentimen MSCI, saham… Read More