Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, Indonesia memiliki potensi yang besar dalam pertumbuhan ekonomi syariah, dikarenakan jumlah penduduk muslim dan konsumsi produk halal yang tinggi.
“Pertumbuhan ekonomi syariah serta sektor industri halal Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Dengan jumlah muslim terbesar dan konsumsi produk halal yang mencapai US$184 miliar pada 2020,” katanya, dalam Talkshow bertema ‘Peluang dan Tantangan Ekonomi Syariah untuk Mewujudkan Indonesia Sebagai Pusat Produsen Halal Terkemuka Dunia’, yang digelar Infobank bekerja sama dengan KNEKS, Kamis, 14 April 2022.
Potensi ini, lanjut Sandiaga, turut mendongkrak peluang Indonesia menjadi pusat halal dunia. Selain itu, juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan juga menciptakan lapangan pekerjaan.
“Tentunya dalam mengembangkan ekonomi syariah dan industri halal diperlukan dukungan seluruh pihak, bukan hanya pemerintah pusat namun juga di tingkat daerah,” kata Sandiaga. (*) Bagus Kasanjanu
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More