Ekonomi dan Bisnis

Sandiaga: RI Punya Peluang Besar Untuk jadi Pusat Halal Dunia

Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, Indonesia memiliki potensi yang besar dalam pertumbuhan ekonomi syariah, dikarenakan jumlah penduduk muslim dan konsumsi produk halal yang tinggi.

“Pertumbuhan ekonomi syariah serta sektor industri halal Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Dengan jumlah muslim terbesar dan konsumsi produk halal yang mencapai US$184 miliar pada 2020,” katanya, dalam Talkshow bertema ‘Peluang dan Tantangan Ekonomi Syariah untuk Mewujudkan Indonesia Sebagai Pusat Produsen Halal Terkemuka Dunia’, yang digelar Infobank bekerja sama dengan KNEKS, Kamis, 14 April 2022.

Potensi ini, lanjut Sandiaga, turut mendongkrak peluang Indonesia menjadi pusat halal dunia. Selain itu, juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan juga menciptakan lapangan pekerjaan.

“Tentunya dalam mengembangkan ekonomi syariah dan industri halal diperlukan dukungan seluruh pihak, bukan hanya pemerintah pusat namun juga di tingkat daerah,” kata Sandiaga. (*) Bagus Kasanjanu

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

8 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

14 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

14 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

14 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

14 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

14 hours ago