Penutupan IHSG
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini bergerak naik luar biasa, semenjak diterpa issu COVID-19. Untuk sesi I siang ini saja, Kamis, 26 Maret 2020, IHSG telah ditutup terbang hingga 9,62% atau sebanyak 378.79 poin ke level 4.316,42
Penguatan itu ditopang oleh penguatan seluruh sektoral saham dilantai bursa, salah satunya sektor perbankan. Bahkan sektor perbankan menjadi salah satu sektor yang paling besar menguat di lantai bursa.
Berdasarkan pantauan pasar, sampai dengan penutupan sesi I ini, sektor finance yang didominasi saham bank tercatat menguat hingga 12,40% atau beda tipis dengan sektor konsumer yang menguat paling besar 12,98%. Disisilain, indeks Infobank15 yang dihuni khusus saham bank menguat hingga 15,76% atau paling besar dibanding Indeks lainnya.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Bursa Efek Indonesia (BEI),
Laksono Widito Widodo mengatakan, selama bursa tutup kemarin, bursa utama dunia menguat. Hal itulah yang kemungkinan mendorong Indeks hari ini meguat.
“kita tutup kemaren, bursa-bursa utama dunia mencatatkan kenaikan tajam terutama di US karena solusi pemberian insentif ekonomi nya sudah disetujui. Jadi kali ini IHSG juga mengikuti pola pergerakan Index dunia yang ada sekarang,” jelasnya di Jakarta, Kamis, 26, Maret 2020.
Sekedar informasi, saham-saham bank besar seperti BBCA siang ini ditutup melesat hingga 17,67% ke Rp26.475, disusul BBRI yang meroket 16,80% ke Rp2.850, BMRI melonjak 16,58% ke Rp4.500 dan BBNI melonjak 13,92% ke Rp3.600. (*)
BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More
Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More