Gedung PT PLN (Persero). Foto: Istimewa.
Jakarta – PT PLN (Persero) hari ini (29/5) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Kantor Kementerian BUMN. Dalam rapat tersebut telah disetujui perubahan susunan direksi, dengan menunjuk Djoko R Abumanan sebagai pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama.
Selain itu, Abumanan juga sekaligus merangkap jabatan sebagai pengadaan strategis 2.
Sebelumnya, Direktur Utama Non-aktif Sofyan resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi proyek PLTU Riau-1 pada (27/5) malam. Oleh karena itu Pemerintah mengambil langkah untuk melangsungkan RUPST Perusahan Listrik Negara tersebut.
Dengan adanya keputusan tersebut, berikut susunan direksi yang diputuskan oleh RUPST PLN:
PLT Direktur Utama: Djoko R Abumanan
Direktur Pengadaan Strategis 2: Djoko R Abumanan
Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali, dan Nusa Tenggara PLN: Supangkat Iwan Santoso
Direktur Pengadaan Strategis 1 PLN: Sripeni Inten Cahyani. (REZ)
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More