Perbankan

RUPST OCBC Indonesia Sepakat Tebar Dividen Rp1,65 Triliun, 40 Persen dari Laba 2023

Jakarta – PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) memutuskan akan membagikan dividen dengan total Rp1,65 triliun atau sebesar Rp72 per saham dari kinerja keuangan bank sepanjang 2023.

Keputusan pembagian dividen tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) OCBC Indonesia pada Senin, 18 Maret 2023.

Besaran dividen OCBC Indonesia ini setara dengan 40 persen dari total laba sepanjang 2023 senilai Rp4,1 triliun. Besaran rasio dividen ini tak berubah dari pembagian dividen di tahun 2022.

“Menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2023 sebesar Rp72 rupiah atau sebesar Rp1,65 triliun ditetapkan sebagai dividen tunai atau 40,4 persen dari laba bersih,” kata Presiden Direktur OCBC Indonesia Parwati Surjaudaja dalam konferensi pers RUPST.

Baca juga: RUPST BCA Sepakat Bagikan Dividen Rp33,28 Triliun, Naik 31,7 Persen

Adapun sebesar Rp100 juta dari laba akan dimanfaatkan OCBC Indonesia sebagai cadangan umum. Sedangkan, sisa dari laba akan dimanfaatkan sebagai laba ditahan.

Di kesempatan yang sama, Hartati Direktur OCBC Indonesia menambahkan, untuk kinerja OCBC sepanjang 2023 telah mencatatkan kinerja positif. Perseroan berhasil membukukan laba bersih Rp4,1 triliun.

“Laba ini tumbuh atau meningkat 23 persen secara tahunan dibandingkan perolehan tahun lalu (2022) yang sebesar Rp3,3 triliun,” jelas Hartati.

Pencapaian laba ini ditopang oleh kinerja intermediasi OCBC Indonesia. Per Desember 2023, perseroan berhasil menyalurkan kredit Rp154 triliun atau tumbuh sebesar 12 persen ketimbang tahun 2022 yang sebesar Rp138 triliun.

“Pertumbuhan ini lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan industri perbankan di Tanah Air,” tambahnya.

Baca juga: RUPST Bank Mandiri Setujui Dividen Rp33.03 T

Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) juga ikut terkerek naik. OCBC Indonesia berhasil mengumpulkan DPK tahun 2023 sebesar Rp182 triliun, atau naik 3 persen dibanding tahun 2022 sebesar Rp176 triliun.

Sejurus dengan itu, aset OCBC Indonesia sepanjang 2023 juga tumbuh 5 persen menjadi Rp250 triliun dari sebelumnya tahun 2022 sebesar Rp239 triliun. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Jelang Idul Fitri 1447 H, BSN Bagikan Ratusan Sembako

BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More

7 mins ago

Bank Mandiri Taspen Turut Serta Lepas Mudik Bersama Keluarga Besar Kemenko Kumham Imipas

Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More

12 mins ago

BTN Beberkan Tiga Pilar Transformasi Layanan, Apa Saja?

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More

4 hours ago

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

9 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

13 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

13 hours ago