Eko B Supriyanto, Editor in Chief Infobank.
Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group
RUPIAH terus terbakar. Sepanjang libur Lebaran kemarin, rupiah bikin debar-debar. Loyonya rupiah ini membuat banyak pertanyaan. Apakah loyonya rupiah terhadap dolar AS ini temporer, atau berjangka menengah? Banyak hal. Ada yang menyebut karena tekanan fiskal dan silaturahmi Sri Mulyani Indrawati ke Megawati Soekarnoputri. Ada pula yang berpendapat, karena faktor geopolitik Perang Israel-Palestina, dan terakhir serangan balasan Iran ke Israel.
Banyak spekulasi yang berkembang. Namun, faktanya bahwa dolar AS perkasa bukan hanya terhadap rupiah, tapi juga terhadap hampir seluruh mata uang dunia. Hal yang sama juga terjadi terhadap yen. Hampir seluruh mata uang global. Sejumlah ekonom menyebut, hal ini karena masih spekulasi kapan bank sentral AS menurunkan suku bunga, dan inflasi di AS yang masih relatif tinggi, tidak sesuai dengan konsensus.
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More