Rupiah Dibuka Menguat Dipicu Harapan Seputar Greenland

Rupiah Dibuka Menguat Dipicu Harapan Seputar Greenland

Poin Penting

  • Rupiah menguat 0,27 persen pada awal perdagangan Jumat (23/1/2026) ke level Rp16.850 per dolar AS, dibanding penutupan sebelumnya Rp16.896 per dolar AS
  • Sentimen risk-on global akibat harapan positif perkembangan isu Greenland mendorong penguatan rupiah terhadap dolar AS
  • Sikap BI yang less dovish pada RDG Januari 2026 turut menopang rupiah, dengan proyeksi pergerakan di kisaran Rp16.800–Rp16.950 per dolar AS hari ini.

Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan hari ini Jumat (23/1/2026). Rupiah dibuka pada level Rp16.850 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat 0,27 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.896 per dolar AS.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS. Penguatan tersebut dipicu oleh adanya harapan terkait perkembangan seputar Greenland yang memicu sentimen risk-on.

“Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar oleh harapan baik pada perkembangan seputar Greenland yang memicu sentimen risk-on,” kata Lukman, Jumat, 23 Januari 2026.

Baca juga: Rupiah Terus Tertekan, Ini yang Bakal Dilakukan BI
Baca juga: LPS Klaim Suku Bunga Simpanan Bank dalam Tren Menurun

Selain itu, sikap Bank Indonesia (BI) yang less dovish pada pertemuan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Januari 2026 kemarin mampu mendukung penguatan rupiah.

“Sikap less dovish BI pada pertemuan RDG BI rabu (23/1) juga masih mendukung rupiah,” kata Lukman.

Lukman memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp16.800 hingga Rp16.950 per dolar AS.

“Rupiah akan berada di range Rp16.800 hingga Rp16.950 per dolar AS hari ini,” ujar Lukman. (*)

Editor: Galih Pratama

Related Posts

News Update

Netizen +62