Market Update

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp16.929 per Dolar AS, Ini Pemicunya

Poin Penting

  • Rupiah menguat tipis 0,04% dan dibuka di level Rp16.929 per dolar AS pada perdagangan Kamis (22/1/2026).
  • Sentimen global membaik setelah Presiden AS Donald Trump menarik ancaman tarif terhadap Eropa terkait isu Greenland.
  • Analis proyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp16.910-Rp16.995 per dolar AS sepanjang hari ini.

Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan Kamis (22/1/2026). Rupiah dibuka di level Rp16.929 per dolar Amerika Serikat (AS), atau menguat tipis 0,04 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.936 per dolar AS.

Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro menyampaikan, Presiden AS Donald Trump mengeklaim telah mencapai kerangka kerja kesepakatan masa depan terkait Greenland bersama Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte. Kesepakatan tersebut membuat AS tidak lagi berencana mengenakan tarif hukuman terhadap negara-negara Eropa.

“Trump juga sebelumnya menyatakan dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia di Davos bahwa ia tidak akan berusaha untuk memperoleh Greenland dengan kekerasan,” kata Andry, Kamis, 22 Januari 2026.

Baca juga: Rupiah Hari Ini Diramal Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Di sisi lain, harga emas turun lebih dari 1 persen ke kisaran USD4.780 per ons. Pelemahan ini terjadi setelah Trump menarik ancaman tarif terhadap Eropa, menyusul rekor harga emas pada sesi sebelumnya.

Selain itu, data penjualan rumah tertunda di AS tercatat turun tajam sebesar 9,3 persen secara bulanan pada Desember 2025.

Angka tersebut menjadi penurunan terdalam sejak April 2020, berbalik arah dari kenaikan 3,3 persen pada November, serta jauh di bawah ekspektasi pasar yang hanya memproyeksikan penurunan 0,3 persen.

“Penurunan ini mengakhiri kenaikan selama empat bulan berturut-turut dan menandai penurunan paling tajam sejak April 2020, ketika pandemi pertama kali menghantam permintaan,” pungkasnya.

Baca juga: Bos BI Akui Pelemahan Rupiah Tak Lepas dari Persepsi Pencalonan Deputi Gubernur

Berdasarkan sentimen tersebut, Andry memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.910 hingga Rp16.995 per dolar AS sepanjang hari ini.

“Pandangan kami rupiah hari ini akan bergerak di sekitar Rp16.910 dan Rp16.995 per dolar AS,” imbuh Andry. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Benarkah Iklim Investasi di Indonesia Memburuk? Ini Pandangan LLV

Poin Penting IHSG tak sepenuhnya mencerminkan iklim investasi RI, karena banyak investor asing masuk lewat… Read More

5 mins ago

Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Gugat KPK Lewat Praperadilan Kasus Kuota Haji

Poin Penting Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengajukan praperadilan ke PN Jakarta Selatan terkait… Read More

2 hours ago

Menkop Ferry Ajak Polri Sukseskan Kopdes Merah Putih di Seluruh Indonesia

Poin Penting Kemenkop mengajak Polri bersinergi mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kopdes Merah Putih… Read More

3 hours ago

Ketua Umum DAI Imbau Industri Asuransi Sesuaikan Produk dengan Kebutuhan Masyarakat

Poin Penting DAI menilai produk asuransi perlu bertransformasi dari sekadar produk menjadi solusi berbasis kebutuhan… Read More

3 hours ago

Kadin Dorong Galangan Kapal Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Poin Penting Kadin menilai industri galangan kapal dan pelayaran strategis karena padat karya, bisnis, dan… Read More

3 hours ago

Rusun Subsidi Meikarta Dikebut, CBRE Ingatkan Tantangan Implementasi

Poin Penting Rusun subsidi pekerja industri di Meikarta ditargetkan mulai Mei 2026, dikebut atas arahan… Read More

3 hours ago