Moneter dan Fiskal

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.390, Dolar AS Melemah Tajam

Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan hari ini, Senin, 8 September 2025. Rupiah dibuka di level Rp16.390 per dolar Amerika Serikat (AS), atau naik 0,26 persen dibandingkan penutupan Jumat pekan lalu di Rp16.432 per dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong, mengatakan rupiah diproyeksikan akan menguat terhadap dolar AS yang melemah cukup tajam.

“Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS yang melemah cukup tajam,” ujar Lukman, Senin, 8 September 2025.

Baca juga: JP Morgan Ramal Rupiah Menguat ke Rp16.100 per Dolar AS  di Akhir 2025

Lukman menjelaskan, pelemahan dolar AS disebabkan oleh data ketenagakerjaan non pertanian (Non-Farm Payrolls/NFP) AS yang jauh di bawah ekspektasi.

“Dolar AS melemah tajam setelah data pekerjaan AS NFP yang kembali sangat mengecewakan,” jelas Lukman.

Selain itu, Bank Sentral AS atau Federal Reserve (the Fed) memastikan akan memangkas suku bunga acuan pada September 2025 ini. Dari sisi domestik, investor tengah menantikan rilis data cadangan devisa Indonesia.

“The Fed memastikan akan memangkas suku bunga bulan ini. Dari domestik, investor menantikan data cadangan devisa,” pungkasnya.

Baca juga: BI Stabilkan Rupiah Pascademo, Target Bisa Menguat ke Rp16.300 per Dolar AS

Lukman memperkirakan rupiah akan berada di kisaran Rp16.350 hingga Rp16.450 per dolar AS hari ini.

“Rupiah diperkirakan akan berada range Rp16.350 hingga Rp16.450 per dolar AS hari ini,” imbuh Lukman. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Bank BPD Bali Sudah Setor Dividen Rp826 Miliar ke Pemda

Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More

4 hours ago

Rekomendasi 5 Aplikasi Nabung Emas yang Aman dan Praktis

Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More

5 hours ago

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Trump, Begini Respons Pemerintah

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More

9 hours ago

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More

9 hours ago

Kadin Gandeng US-ABC Perluas Ekspor Alas Kaki ke AS

Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More

13 hours ago

Alasan Mahkamah Agung AS “Jegal” Kebijakan Tarif Trump

Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More

15 hours ago