Poin Penting
- Rupiah dibuka menguat tipis 0,04 persen ke level Rp17.715 per dolar AS.
- Investor bersikap wait and see menjelang rilis data inflasi dan neraca perdagangan Indonesia.
- Rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp17.650-Rp17.800 per dolar AS.
Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan Selasa (1/9/2026). Rupiah dibuka di level Rp17.715 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 0,04 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp17.772 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah diperkirakan berpeluang menguat terbatas terhadap dolar AS yang cenderung terkoreksi.
“Rupiah diperkirakan dibuka datar dengan potensi menguat terbatas terhadap dolar AS yang terkoreksi,” kata Lukman, Selasa, 1 September 2026.
Baca juga: BI dan MAS Resmi Jalankan Transaksi Rupiah-Dolar Singapura, Tinggalkan Dolar AS
Lukman menyebutkan, investor memilih sikap wait and see menjelang rilis sejumlah data ekonomi domestik, seperti inflasi dan neraca perdagangan Indonesia.
“Investor cenderung wait and see menantikan data-data inflasi dan perdagangan Indonesia siang ini,” ujarnya.
Baca juga: Rupiah Tertekan Seiring Pidato Hawkish Kepala The Fed, Investor Kembali Waspada
Dengan pertimbangan tersebut, Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.650 hingga Rp17.800 per dolar AS hari ini.
“Rupiah akan berada di range Rp17.650 hingga Rp17.800 per dolar AS hari ini,” imbuh Lukman. (*)
Editor: Yulian Saputra


