Moneter dan Fiskal

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp16.322, Pasar Cermati Isu Dagang AS-Uni Eropa

Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Jumat, 25 Juli 2025. Rupiah dibuka di level Rp16.322 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,16 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.295 per dolar AS.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pasar tengah memantau perkembangan perundingan perdagangan antara AS dan Uni Eropa, menyusul kesepakatan tarif Presiden Donald Trump dengan Jepang.

“Perjanjian tersebut menurunkan bea masuk impor otomotif dan membebaskan Tokyo dari pungutan baru dengan imbalan paket investasi dan pinjaman senilai USD550 miliar yang ditujukan ke AS,” kata Ibrahim dalam keterangannya, Jumat, 25 Juli 2025.

Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS ke Level Rp16.266

Sementara itu, dua diplomat Eropa mengatakan bahwa Uni Eropa dan AS sedang bergerak menuju kesepakatan perdagangan yang dapat mencakup tarif dasar AS sebesar 15 persen untuk barang-barang Uni Eropa dan kemungkinan pengecualian, yang berpotensi membuka jalan bagi perjanjian perdagangan besar lainnya.

Sebelumnya, Presiden Trump mengumumkan bahwa Washington dan Tokyo telah mencapai kesepakatan perdagangan yang luas yang mencakup tarif 15 persen untuk semua barang impor Jepang, turun dari usulan sebelumnya sebesar 25 persen. 

Sebagai imbalannya, AS mendapatkan investasi besar-besaran dari Jepang senilai USD550 miliar dalam perekonomian AS. Sehari sebelumnya, laporan media lokal menyebutkan bahwa Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, berencana untuk segera mengumumkan pengunduran dirinya secara resmi.

Baca juga: Rupiah Dibuka Menguat ke Level Rp16.271 per Dolar AS

Ibrahim menyatakan, fokus pasar hari ini adalah pada data Klaim Pengangguran Awal mingguan dan rilis Indeks Manajer Pembelian (PMI) dari AS, Zona Euro, dan Inggris, dengan investor mencermati tanda-tanda ketahanan atau pelemahan ekonomi global.

“Data ini akan memberikan wawasan baru tentang aktivitas manufaktur dan jasa untuk bulan Juli, dan dapat memengaruhi tentang ekspektasi kebijakan suku bunga,” ujar Ibrahim.

Ibrahim memproyeksikan rupiah akan berada di kisaran Rp16.240 hingga Rp16.300 per dolar AS hari ini.

“Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup menguat direntang  Rp16.240 hingga Rp16.300 per dolar AS,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Jelang Idul Fitri 1447 H, BSN Bagikan Ratusan Sembako

BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More

58 mins ago

Bank Mandiri Taspen Turut Serta Lepas Mudik Bersama Keluarga Besar Kemenko Kumham Imipas

Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More

1 hour ago

BTN Beberkan Tiga Pilar Transformasi Layanan, Apa Saja?

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More

5 hours ago

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

9 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

14 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

14 hours ago