Poin Penting
- Rupiah dibuka melemah 0,08 persen ke level Rp17.981 per dolar AS.
- Penguatan dolar AS didorong data tenaga kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan.
- Rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp17.945-Rp18.095 per dolar AS.
Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan, Kamis (4/6/2026). Mata uang Garuda dibuka di level Rp17.981 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,08 persen dibandingkan penutupan perdagangan kemarin di Rp17.966 per dolar AS.
Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, indeks dolar AS (DXY) kembali menguat ke level 99,4 atau tertinggi dalam sekitar dua bulan terakhir.
Penguatan tersebut terjadi setelah laporan ADP menunjukkan sektor swasta AS menambah 122 ribu lapangan kerja pada Mei 2026. Angka ini melampaui ekspektasi dan menjadi yang tertinggi sejak Januari 2025.
“Data ini mengindikasikan pasar tenaga kerja yang terus menguat, sehingga memperkuat ekspektasi bahwa the Federal Reserve (the Fed) dapat menaikkan suku bunga lagi pada tahun ini,” kata Andry, Kamis 4 Juni 2026.
Baca juga: Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Begini Respons BI
Andry menyebutkan, dolar AS juga mendapat dukungan dari meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong harga minyak naik dan meningkatkan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi.
“Saat ini, pasar memperkirakan peluang sebesar 85 persen untuk kenaikan suku bunga the Fed (Fed Funds Rate/FFR) sebesar 25 basis poin sebelum akhir tahun, naik dari 60 persen sepekan lalu,” tambahnya.
Harga Emas Turun di Tengah Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga
Selain itu, emas diperdagangkan di sekitar USD4.450 per troy ounce, turun hampir 2 persen sepanjang minggu ini.
Penurunan tersebut dipicu oleh rupiah meningkatnya ekspektasi bahwa bank-bank sentral mungkin perlu menaikkan suku bunga untuk mengatasi guncangan inflasi yang didorong oleh kenaikan harga energi akibat konflik di Timur Tengah.
Baca juga: Inflasi RI Naik ke 3,08 Persen, Pemerintah Siapkan Jurus Jaga Daya Beli
Proyeksi Rupiah Hari Ini
Andry memperkirakan nilai tukar rupiah akan bergerak dalam rentang Rp17.945 hingga Rp18.095 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
“Pandangan kami rupiah hari ini akan bergerak di sekitar RP17.945 dan Rp18.095 per dolar AS hari ini,” pungkas Andry. (*)
Editor: Yulian Saputra


