Moneter dan Fiskal

Rupiah Dibuka di Rp16.323 per Dolar AS, Pasar Waspadai Kebijakan AS

Jakarta – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan hari ini, Jumat, 8 Agustus 2025. Rupiah dibuka di level Rp16.323 per dolar Amerika Serikat (AS), atau melemah 0,22 persen dibandingkan penutupan kemarin di Rp16.286 per dolar AS.

Pengamat Mata Uang & Komoditas, Ibrahim Assuaibi menyebutkan, Presiden Donald Trump akan mengenakan tarif 100 persen pada semikonduktor impor dari negara-negara tertentu kecuali mereka berinvestasi dalam manufaktur chip di Amerika.

“Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi dalam negeri tetapi memicu kekhawatiran akan gangguan lebih lanjut pada rantai pasokan global dan inflasi yang lebih tinggi,” kata Ibrahim, Jumat, 8 Agustus 2025.

Baca juga: Rupiah Dibuka Menguat Dipicu Meningkatnya Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Selain itu, Trump juga menandatangani perintah, menggandakan tarif AS terhadap impor dari India menjadi 50 persen, dengan alasan pembelian minyak Rusia oleh negara tersebut.

“Dalam sebuah unggahan di Truth Social Rabu malam, Trump mengatakan tarif timbal balik akan berlaku pada tengah malam, membuat investor tetap waspada,” tambahnya,

Lebih lanjut, Ibrahim menyebut, pasar meningkatkan taruhan pemangkasan suku bunga The Fed pada September 2025.

Ekspektasi itu muncul setelah data yang dirilis pekan ini menunjukkan sektor jasa AS melambat pada Juli, menyusul data penggajian non-pertanian yang mengecewakan minggu lalu. 

“Namun penurunan yang terjadi pada indeks dolar AS disebabkan oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada pertemuan bulan September tetap berada di sekitar peluang 92 persen, menurut CME FedWatch Tool,” tambahnya.

Baca juga: Rupiah Tertekan, Dibuka di Rp16.394 per Dolar AS pada 6 Agustus 2025

Ibrahim memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif di kisaran Rp16.230 hingga Rp16.290 per dolar AS hari ini.

“Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup menguat direntang  Rp16.230 hingga Rp16.290 per dolar AS hari ini,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Rebranding Produk Tabungan BTN Pos, BTN Bidik Dana Murah Rp5 Triliun

Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More

8 hours ago

Aliran Modal Asing Masuk RI Rp1,44 Triliun pada Awal 2026

Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More

15 hours ago

KPK Tetapkan 5 Tersangka Terkait OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut

Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More

16 hours ago

Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Penguatan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More

16 hours ago

Sempat Sentuh Level 9.000, IHSG Sepekan Menguat 2,16 Persen

Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More

17 hours ago

Rosan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Poin Penting Munas VII MES menetapkan Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum dan Ferry Juliantono sebagai… Read More

23 hours ago