capital inflow
Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini (5/12) diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatannya, setelah pada perdagangan akhir pekan kemarin laju rupiah ditutup menguat.
Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta mengatakan, penguatan laju rupiah disebabkan oleh faktor domestik dan global. Dia menilai, kondisi tersebut telah mendorong sentimen positif pada pergerakan rupiah.
Dari sisi domestik, kata dia, aksi demonstrasi yang berlangsung damai pada Jumat kemarin (2/12) turut memberikan sentimen positif pada rupiah. Laju rupiah terus menguat cukup tajam pada perdagangan akhir pekan kemarin. (Selanjutnya)
Poin Penting Bank Indonesia (BI) memastikan stabilitas nilai tukar rupiah di tengah eskalasi konflik Timur… Read More
Poin Penting KISI Challenge 2026 sukses menarik lebih dari 5.000 investor untuk bertransaksi melalui aplikasi… Read More
Poin Penting BSI Fest Ramadan 2026 digelar di 9 kota besar dengan promo unggulan diskon… Read More
Poin Penting Try Sutrisno meninggal dunia pada Senin pukul 07.00 WIB di RSPAD Gatot Soebroto,… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp16.839/USD pada 2 Maret 2026, turun 0,29% dari penutupan… Read More
Poin Penting Harga emas Pegadaian kompak naik pada 2 Maret 2026: Galeri24 Rp3.130.000/gram, UBS Rp3.167.000/gram,… Read More