capital inflow
Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini (5/12) diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatannya, setelah pada perdagangan akhir pekan kemarin laju rupiah ditutup menguat.
Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta mengatakan, penguatan laju rupiah disebabkan oleh faktor domestik dan global. Dia menilai, kondisi tersebut telah mendorong sentimen positif pada pergerakan rupiah.
Dari sisi domestik, kata dia, aksi demonstrasi yang berlangsung damai pada Jumat kemarin (2/12) turut memberikan sentimen positif pada rupiah. Laju rupiah terus menguat cukup tajam pada perdagangan akhir pekan kemarin. (Selanjutnya)
Poin Penting Pesawat ATR 42-500 ditemukan di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dalam… Read More
Poin Penting Sistem rujukan JKN bukan hambatan, melainkan mekanisme untuk memastikan peserta mendapat layanan medis… Read More
Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More
Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More
Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More