Jakarta–Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini (24/1) diperkirakan melanjutkan penguatannya setelah laju rupiah menguat tajam pasca pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta dalam risetnya, di Jakarta, Selasa, 24 Januari 2017. Menurutnya, kondisi dollar index yang terus melemah, telah membuka ruang bagi rupiah untuk melanjutkan penguatannya.
Rupiah menguat tajam di hari pertama perdagangan pasca pelantikan Trump. Shock yang dikhawatirkan oleh banyak orang terbukti tidak terjadi, bahkan dollar index masih terus melemah hingga dini hari tadi,” ujarnya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More