Jakarta–Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini (24/1) diperkirakan melanjutkan penguatannya setelah laju rupiah menguat tajam pasca pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta dalam risetnya, di Jakarta, Selasa, 24 Januari 2017. Menurutnya, kondisi dollar index yang terus melemah, telah membuka ruang bagi rupiah untuk melanjutkan penguatannya.
Rupiah menguat tajam di hari pertama perdagangan pasca pelantikan Trump. Shock yang dikhawatirkan oleh banyak orang terbukti tidak terjadi, bahkan dollar index masih terus melemah hingga dini hari tadi,” ujarnya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More