Jakarta–Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini (24/1) diperkirakan melanjutkan penguatannya setelah laju rupiah menguat tajam pasca pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS.
Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta dalam risetnya, di Jakarta, Selasa, 24 Januari 2017. Menurutnya, kondisi dollar index yang terus melemah, telah membuka ruang bagi rupiah untuk melanjutkan penguatannya.
Rupiah menguat tajam di hari pertama perdagangan pasca pelantikan Trump. Shock yang dikhawatirkan oleh banyak orang terbukti tidak terjadi, bahkan dollar index masih terus melemah hingga dini hari tadi,” ujarnya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More