News Update

Rivan Purwantono Pimpin Jasa Raharja, KB Bukopin Cari Pengganti

Jakarta – Bank KB Bukopin menggelar rapat umum pemegang saham (RUPST) hari ini, 17 Juni 2021. Ada tujuh agenda yang akan dimintakan persetujuan pemegang saham, diantaranya pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas (PUT) VI yang diharapkan makin memperkuat struktur permodalan bank ini dan perubahan pengurus. Sebab, Rivan A. Purwantono yang memimpin Bank Bukopin sejak 18 Juni 2020 pagi ini resmi mendapatkan mandat baru untuk memimpin Jasa Raharja (Persero) melalui RUPST.

Kementerian BUMN menilai tugas Rivan di Bank Bukopin sudah selesai dan akan ditarik kembali ke BUMN. Rivan mengungkapkan bahwa ia telah rampung dalam menyelesaikan tugasnya untuk penyelamatan dan recovery Bukopin pasca krisis tahun lalu. “Setiap tugas yang diberikan kepada saya merupakan mandat yang harus dijalankan sebaik mungkin,” ujar Rivan kepada infobanknews, Kamis, 17 Juni 2021.

Menurut catatan Infobanknews, Rivan yang sebelumnya menjadi Direktur Konsumer Bank Bukopin pernah ditarik menjadi Direktur Keuangan KAI (Persero) pada 8 Mei 2020 oleh Kementerian BUMN yang sebulan kemudian atau 18 Juni 2020 diminta memimpin Bank Bukopin. Perlu dicatat, waktu itu pemerintah masih memiliki sekitar 9% saham Bank Bukopin dan memiliki kepentingan terhadap bank baik karena kepemilikan maupun dampak krisis yang bisa menyeret industri perbankan di tengah pandemi COVID-19 kalau Bank Bukopin sampai jatuh.

Rivan berhasil menangani krisis Bank Bukopin yang sebelumnya sempat gagal kliring, gejala rush nasabahnya, dan kabar-kabar miring. Bahkan, dia berhasil melakukan koordinasi yang efektif dengan seluruh stakeholders, terutama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga berhasil meyakinkan KB Kookmin Bank untuk menginjeksi likuiditas banknya hingga menjadi PSP, meskipun kemudian muncul perbedaan pendapat antara Bosowa Corporindo yang sebelumnya menjadi PSP dengan OJK dan KB Kookmin.

Dalam perjalananannya, Rivan berhasil menyelamatkan Bank Bukopin  yang pada akhir 2020 diputuskan berubah nama menjadi Bank KB Bukopin, melakukan transformasi, dan tercapainya kesepakatan damai antara Bosowa dengan OJK dan KB Kookmin. 

Karir Rivan yang menyelesaikan pendidikan sarjana dari Universitas Gadjah Mada pada 1991 dan meraih magister bidang hukum dari Universitas Pelita Harapan ini dimulai di LippoBank dan mulai bergabung dengan Bank Bukopin pada 2006 dengan menjabat Private Banking Group Head. Dia menjadi salah satu tokoh kunci di balik pengembangan Bukopin Bisnis Konsumer, mendirikan Bukopin Prioritas, terlebih lagi ketika ia menjabat Liabilities Consumer Group II Head, kemudian Area Business Group Head pada 2007 lalu menjadi Direktur Konsumer pada 2018. (*) Karnoto Mohamad

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

13 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

13 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

13 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

14 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

14 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

15 hours ago