Tangerang – Meski di tengah pandemi, minat masyarakat akan hunian vertikal ternyata masih cukup tinggi. Untuk itu, Risland Indonesia, pengembangan apartemen Sky House BSD+ kembali menghadirkan produk hunian terbaru yaitu Tower Kensington yang merupakan proyek fase 3.
Sebelumnya, Risland Indonesia telah sukses dengan 2 fase proyek, dimana 98% unit proyek fase 1 telah terjual dan kini mulai serah terima unit kepada konsumen.
Tan Aries Wijaya, Marketing Manager Sky House BSD+ mengatakan launching Tower
Kensington ini merupakan penjualan perdana yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki unit yang strategis di pusat BSD City.
“Melihat tingginya permintaan pasar terhadap hunian apartemen, kami memutuskan untuk mulai membuka pemasaran Tower Kensington ini yang letaknya berhadapan dengan tower Leonie dan Jervois (proyek fase 1) yang saat ini sudah mulai dihuni,” ujar Aries pada keterangannya, 1 Agustus 2021.
Tower Kensington merupakan tower keenam Sky House BSD+ dengan memiliki sekitar +1400 unit apartemen, terdiri dari 3 tipe unit yang memiliki perbedaan dari tipe unit di fase sebelumnya. Seperti bentuk desain unit yang baru serta ukuran yang lebih luas dan efisien, hal tersebut ditawarkan sebagai bentuk prioritas kenyamanan penghuni.
Adapun 3 (tiga) tipe unit yang ditawarkan di Tower Kensington ini, diantaranya tipe studio dengan luas ukuran +/- 23,6m2, tipe 2 Bedroom +/- 51m2, serta tipe 1 Bedroom yang merupakan tipe baru di SKY HOUSE BSD+ dengan luas +/- 35m2, dimana setiap unitnya sudah dilengkapi 4 in 1 smart door lock system yakni menggunakan kartu, fingerprint, password dan kunci biasa. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Menkeu Purbaya akan mengevaluasi pegawai DJP usai OTT KPK terkait dugaan suap pemeriksaan… Read More
Poin Penting Bank sentral global kompak dukung Jerome Powell usai ancaman pidana dari Donald Trump.… Read More
Poin Penting Pendanaan pindar cenderung meningkat saat Ramadan, didorong naiknya kebutuhan konsumsi dan modal usaha… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membagikan dividen interim Rp9,3 triliun atau Rp100 per saham kepada pemegang… Read More
Poin Penting Rupiah melemah ke level Rp16.864 per dolar AS, namun pemerintah menilai kondisi tersebut… Read More
Poin Penting Rupiah melemah mendekati Rp17.000 per dolar AS akibat tekanan global, termasuk tensi geopolitik… Read More