Perbankan

Rintis Sejahtera Gandeng 9 Bank Jadi Peserta BI-Fast Tahap V

Jakarta— PT Rintis Sejahtera bekerja sama dengan sembilan bank resmi untuk menjadi peserta BI-Fast tahap V melalui multitenancy infrastruktur sharing.

Bergabungnya kesembilan bank mitra Jaringan PRIMA itu ke dalam layanan BI-Fast berarti menambah jumlah peserta BI-FAST secara keseluruhan menjadi 106 peserta.

Direktur Marketing Rintis Sejahtera Suryono Hidayat menjelaskan, layanan multitenancy infrastruktur sharing yang disediakan Rintis Sejahtera telah mengacu pada ketentuan dan spesifikasi teknis Bank Indonesia. Nantinya, layanan ini dapat dimanfaatkan mitra untuk mengimplementasikan BI-FAST secara aman, andal dan efisien. Sampai kini, layanan tersebut mendapatkan respon yang positif dari industri.

Adapun, kata dia, kesembilan bank peserta BI-FAST ini terdiri dari bank asing, bank daerah, bank swasta dan bank syariah. Diantaranya Bank of China Limited Jakarta Branch, Bank IBK Indonesia, Bank Mega Syariah, Bank Victoria International, Bank Aceh Syariah, Bank Banten, Bank BPD Kalteng dan BPD Sumatera Utara, dan Unit Usaha Syariah (UUS) BPD Sumatera Utara .

“Di batch ke-6 nanti, ada sebanyak 6 mitra bank lagi yang akan bergabung menjadi bank peserta BI-FAST dengan memanfaatkan multitenancy infrastruktur sharing milik Rintis Sejahtera. Secara total, ada sebanyak 26 mitra bank yang telah memilih Rintis Sejahtera sebagai partner untuk tersambung dengan layanan BI-FAST,” katanya seperti dikutip 14 Desember 2022.

Direktur Bank IBK Indonesia MC Vera Afianti mengajak semua bank dan nonbank yang belum bergabung dengan layanan BI-FAST agar segera bekerja sama.

“Semoga teman-teman bank dan nonbank lain bisa segera menyusul kami dalam rangka menghadirkan sistem pembayaran ritel yang Cemumuah, yaitu cepat, mudah, murah, aman, dan andal, serta bisa dilakukan kapan saja,” ujar Vera.

Sementara itu, Direktur Operasi & Transformasi Bank Mega Syariah Slamet Riyadi menilai bergabungnya perseroan ke dalam layanan BI-FAST melalui infrastruktur milik PT Rintis Sejahtera, akan menjawab kebutuhan masyarakat yang dinamis di era digital. Apalagi, kerja sama itu memberikan efisiensi bagi Bank Mega Syariah untuk menggunakan layanan BI-Fast. (*) Ranu

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Purbaya Ancam Stop Anggaran Kementerian/Lembaga dan Pemda yang Lambat Belanja

Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More

13 mins ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat di 2025

Poin Penting Pembiayaan Solusi Emas Hijrah Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat pada 2025, mencapai… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Naik Hampir 1 Persen ke Posisi 9.032

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,94 persen ke level 9.032,58 dan sempat menyentuh All Time… Read More

2 hours ago

Purbaya Bakal Sikat 40 Perusahaan Baja China-Indonesia yang Diduga Mengemplang Pajak

Poin Penting Menkeu Purbaya temukan 40 perusahaan baja asal China dan Indonesia yang diduga mengemplang… Read More

3 hours ago

Permata Bank Bidik Pertumbuhan Kartu Kredit 20 Persen dari Travel Fair 2026

Poin Penting Permata Bank menargetkan pertumbuhan transaksi kartu kredit 20% lewat Travel Fair 2026 bersama… Read More

3 hours ago

Permata Bank Pede Kredit Konsumer Tumbuh 10 Persen di 2026

Poin Penting Permata Bank optimistis kredit konsumer tumbuh sekitar 10 persen pada 2026, dengan prospek… Read More

3 hours ago