News Update

Rincian Santunan BPJS dan Jasa Raharja bagi Korban Demo seperti Driver Ojol Affan

Jakarta - Aksi demonstrasi di sejumlah kota/kabupaten menelan banyak korban jiwa. Salah satunya pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21), yang meregang nyawa akibat terlindas mobil kendaraan taktis (Rantis) barracuda Brimob Polri di tengah pembubaran demonstrasi di Jakarta.

Kepergian Affan menimbulkan simpati luas, tidak hanya dari rekan sesama ojol, tetapi juga dari pemerintah dan perusahaan tempatnya bekerja, yakni PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang memberikan santunan kepada pihak keluarga korban.

“Kami sejauh ini telah membantu penyediaan fasilitas ambulans, proses autopsi dan visum, serta akan memberikan santunan bagi keluarga korban sebagai bentuk dukungan kami,” ujar Direktur Public Affairs & Communications PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Ade Mulya, beberapa waktu lalu.

Senada dengan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sosial juga memastikan akan memberikan santunan penuh kepada keluarga Affan.

Baca juga: Driver Ojol Meninggal Ditabrak Barracuda Brimob, Bisa Ditanggung Asuransi?

“Terkait santunan kepada korban yang meninggal tentunya menjadi tanggung jawab Dinas Sosial dan Bapak (Gubernur Jakarta Pramono Anung) memastikan seluruh warga Jakarta yang terdampak diberikan perhatian khusus,” jelas Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim.

Besaran Santunan yang Diterima

Menilik pada insiden tewasnya korban saat terjadi aksi kerusuhan, muncul pertanyaan berapa besaran santunan yang disalurkan?

Pengamat Asuransi sekaligus Dosen Program MM FE&B Universitas Gadjah Mada, Kapler Marpaung, menjelaskan bahwa korban meninggal dalam kerusuhan bisa memperoleh santunan dari BPJS Ketenagakerjaan dan PT Jasa Raharja.

“Korban Affan bisa mendapatkan santunan meninggal dunia dari perusahaan asuransi yakni BPJS Ketenagakerjaan dan PT Jasa Raharja,” ujarnya, saat dihubungi Infobanknews, Selasa, 2 September 2025.

Menurut Kapler, jika terdaftar sebagai peserta, BPJS Ketenagakerjaan dapat memberikan santunan sekitar Rp70 juta.

“Terdiri dari santunan meninggal dunia Rp48 juta, santunan berkala Rp12 juta dan biaya pemakaman Rp10 juta,” jelasya.

Baca juga: AAUI Masih Hitung Total Kerugian Asuransi Imbas Demo

Adapun PT Jasa Raharja memberikan santunan minimal Rp50 juta, sesuai dengan UU Nomor 33 & 34 Tahun 1964 serta PMK RI Nomor 15 & 16 Tahun 2016.

“Santunan dari asuransi lain tergantung polis asuransi komersial yang dimiliki korban. Misalnya apakah Affan memiliki polis asuransi jiwa dan asuransi kecelakaan diri serta asuransi kesehatan dari perusahaan asuransi komersial,” tambahnya.

Page: 1 2

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

5 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

5 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

6 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

6 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

6 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

7 hours ago