Categories: News Update

Rilis Fitur Basic Talent Search, Jobstreet Targetkan Ini di 2026

Poin Penting

  • Jobstreet meluncurkan fitur Basic Talent Search yang memberi akses hingga 50 juta profil kandidat di Asia Pasifik.
  • Fitur ini membantu perusahaan melakukan rekrutmen proaktif dengan teknologi AI dan koneksi kandidat gratis setiap bulan.
  • Jobstreet juga merilis fitur profil publik dan verifikasi untuk meningkatkan visibilitas pencari kerja hingga 2,5 kali lebih besar.

Jakarta – Platform karier Jobstreet by Seek meluncurkan fitur terbaru Basic Talent Search untuk mempermudah perusahaan menemukan kandidat seara lebih proaktif.

Fitur Basic Talent Search dirancang sebagai solusi rekrutmen yang memberikan akses luas bagi perusahaan dari berbagai skala, baik korporasi besar maupun usaha kecil dan menengah (UKM), untuk menemukan kandidat terbaik tanpa batas.

Acting Sales Director Jobstreet Indonesia, Ethika Santi mengatakan, peluncuran fitur tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Jobstreet dalam mendukung kampanye Next Million Jobs yang menargetkan penciptaan satu juta peluang kerja berkualitas di Indonesia.

Ia menilai, di tengah dinamika pasar kerja yang terus berubah, strategi rekrutmen tidak lagi cukup hanya mengandalkan iklan lowongan kerja secara pasif.

“Strategi rekrutmen yang lengkap memerlukan kombinasi antara menarik kandidat secara proaktif dan mencari kandidat pasif, yakni kandidat berkualitas yang tidak sedang melamar, namun terbuka untuk peluang baru,” ujar Ethika saat acara media gathering di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Baca juga: Biar Cepat Kerja, Jobstreet Bocorkan Pengetahuan yang Harus Dimiliki Pelamar

Basic Talent Search adalah solusi strategis bagi perusahaan yang membutuhkan proses rekrutmen cepat, mudah, dan fleksibel tanpa biaya langganan tetap.

Melalui fitur ini, perusahaan dapat mengakses database kandidat yang luas serta mencari talenta yang sesuai dengan kebutuhan secara lebih efektif.

Beberapa keunggulan Basic Talent Search antara lain:

  • Akses database masif yang menjangkau hingga 50 juta profil kandidat pada platform SEEK di Asia Pasifik;
  • Pencarian berbasis AI dengan teknologi AI intuitif untuk memahami intent (maksud) pengguna yang bukan sekadar pencocokan kata kunci, sehingga mempermudah identifikasi kandidat yang paling relevan;
  • Koneksi gratis setiap bulan, seperti promo lima koneksi gratis untuk menghubungi kandidat melalui email personal atau undangan melamar;
  • Data terverifikasi dengan didukung oleh 11 juta data kredensial yang telah terverifikasi untuk menjamin autentikasi dan kepercayaan profil.

“Dengan Basic Talent Search, kami membuka gerbang ke 50 juta profil kandidat secara gratis. Sehingga, sekarang setiap bisnis, perusahaan besar maupun SME, bisa melakukan rekrutmen secara proaktif dalam mencari kandidat terbaik," sebut Ethika.


Tingkatkan Visibilitas Profil Pencari Kerja

Selain meluncurkan Basic Talent Search, Jobstreet by Seek juga merilis fitur profil publik dan verifikasi untuk meningkatkan visibilitas pencari kerja.

Fitur ini memungkinkan kandidat menampilkan informasi profil secara lebih lengkap, seperti pengalaman kerja, pendidikan, kualifikasi dan sertifikat, keterampilan, ekspektasi gaji, preferensi pekerjaan, hingga pratinjau CV.

Baca juga: Survei Jobstreet: Pekerja Indonesia Paling Bahagia di Asia Pasifik

Menurut Ethika, pengaturan profil menjadi publik dapat meningkatkan peluang kandidat dilirik perusahaan.

Data Jobstreet menunjukkan bahwa profil publik memiliki peluang 2,5 kali lebih besar untuk ditemukan oleh rekruter.

“Namun, visibilitas saja tidak cukup. Mengunggah foto profil yang profesional sangatlah krusial agar profil menjadi lebih menonjol dan membangun kepercayaan rekruter sejak pandangan pertama,” imbuh Ethika.

Ke depan, Jobstreet juga berencana membuat profil kandidat di platformnya dapat muncul dalam hasil pencarian Google, sehingga peluang pencari kerja ditemukan oleh perusahaan semakin besar.

Meski demikian, Jobstreet menegaskan bahwa privasi dan keamanan pengguna tetap menjadi prioritas. Kandidat dapat mengatur tingkat visibilitas data melalui empat opsi privasi, yakni Publik, Standar, Terbatas, dan Tersembunyi.

Target Pertumbuhan Pengguna

Ethika berharap kehadiran dua fitur baru tersebut dapat mendorong pertumbuhan pengguna Jobstreet di Indonesia.

Pada 2025, platform tersebut mencatat pertumbuhan pengguna lebih dari 10 persen, baik dari sisi pelamar kerja maupun mitra perusahaan.

Baca juga: Ramai Hastag KaburAjaDulu, Begini Tanggapan Jobstreet

Ia juga menyebut jumlah pengguna Jobstreet di Indonesia kini telah mencapai sekitar 20 juta, meningkat dari sebelumnya yang masih belasan juta pengguna.

“Jika pengguna saja kan beberapa bulan lalu masih belasan juta. Sekarang sudah 20 juta (di Indonesia). Untuk jumlah iklan lowongan sendiri tahun lalu kita sudah reach 1 juta iklan alias one million jobs. Targetnya pasti kita very aggressive ke depan,” tandasnya. (*) Steven Widjaja

Halaman12

Page: 1 2

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Ini Alasan Komisi XI DPR Pilih Friderica Widyasari Dewi jadi Ketua OJK

Poin Penting Komisi XI DPR menetapkan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua OJK periode 2026–2031 setelah… Read More

8 hours ago

Profil 5 Pimpinan Baru OJK 2026-2031 Hasil Fit and Proper Test DPR

Poin Penting Komisi XI DPR RI menetapkan lima anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026–2031 setelah… Read More

9 hours ago

Bank Aladin Syariah Perkuat Ekosistem dan Social Finance untuk Dorong Pertumbuhan 2026

Poin Penting Bank Aladin Syariah menargetkan pertumbuhan 9-11 persen pada 2026 dengan memperkuat layanan digital… Read More

9 hours ago

BNI Siapkan Layanan Terbatas saat Libur Lebaran, Puluhan Outlet Tetap Beroperasi

Poin Penting BNI membuka layanan terbatas di 23 outlet pada 20 Maret 2026 dan 32… Read More

9 hours ago

Perbarindo Adakan Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim

Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) menyelenggarakan acara buka bersama yang dihadiri oleh anggota sekaligus… Read More

10 hours ago

Tok! Komisi XI DPR Tunjuk Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua OJK

Poin Penting Komisi XI DPR RI menetapkan lima anggota DK OJK 2026–2031, dengan Friderica Widyasari… Read More

10 hours ago