Rilis Fitur Basic Talent Search, Jobstreet Targetkan Ini di 2026
Page 2

Rilis Fitur Basic Talent Search, Jobstreet Targetkan Ini di 2026


Tingkatkan Visibilitas Profil Pencari Kerja

Selain meluncurkan Basic Talent Search, Jobstreet by Seek juga merilis fitur profil publik dan verifikasi untuk meningkatkan visibilitas pencari kerja.

Fitur ini memungkinkan kandidat menampilkan informasi profil secara lebih lengkap, seperti pengalaman kerja, pendidikan, kualifikasi dan sertifikat, keterampilan, ekspektasi gaji, preferensi pekerjaan, hingga pratinjau CV.

Baca juga: Survei Jobstreet: Pekerja Indonesia Paling Bahagia di Asia Pasifik

Menurut Ethika, pengaturan profil menjadi publik dapat meningkatkan peluang kandidat dilirik perusahaan.

Data Jobstreet menunjukkan bahwa profil publik memiliki peluang 2,5 kali lebih besar untuk ditemukan oleh rekruter.

“Namun, visibilitas saja tidak cukup. Mengunggah foto profil yang profesional sangatlah krusial agar profil menjadi lebih menonjol dan membangun kepercayaan rekruter sejak pandangan pertama,” imbuh Ethika.

Ke depan, Jobstreet juga berencana membuat profil kandidat di platformnya dapat muncul dalam hasil pencarian Google, sehingga peluang pencari kerja ditemukan oleh perusahaan semakin besar.

Meski demikian, Jobstreet menegaskan bahwa privasi dan keamanan pengguna tetap menjadi prioritas. Kandidat dapat mengatur tingkat visibilitas data melalui empat opsi privasi, yakni Publik, Standar, Terbatas, dan Tersembunyi.

Target Pertumbuhan Pengguna

Ethika berharap kehadiran dua fitur baru tersebut dapat mendorong pertumbuhan pengguna Jobstreet di Indonesia.

Pada 2025, platform tersebut mencatat pertumbuhan pengguna lebih dari 10 persen, baik dari sisi pelamar kerja maupun mitra perusahaan.

Baca juga: Ramai Hastag KaburAjaDulu, Begini Tanggapan Jobstreet

Ia juga menyebut jumlah pengguna Jobstreet di Indonesia kini telah mencapai sekitar 20 juta, meningkat dari sebelumnya yang masih belasan juta pengguna.

“Jika pengguna saja kan beberapa bulan lalu masih belasan juta. Sekarang sudah 20 juta (di Indonesia). Untuk jumlah iklan lowongan sendiri tahun lalu kita sudah reach 1 juta iklan alias one million jobs. Targetnya pasti kita very aggressive ke depan,” tandasnya. (*) Steven Widjaja

Related Posts

News Update

Netizen +62