Moody’s Tingkatkan Peringkat SCR Indonesia Menjadi Baa2/Outlook Stabil
Jakarta–Bank Indonesia (BI) menilai dunia internasional kembali mengakui ketahanan perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian perekonomian dan keuangan global.
Hal tersebut tercermin dari hasil Outlook Sovereign Credit Rating Indonesia dari Stable menjadi Positive, dan mengafirmasi rating pada BBB- (Investment Grade) yang diberikan lembaga pemeringkat Rating and Investment Information, Inc (R&I).
Baca juga: Investasi Dorong Ekonomi RI Tumbuh 5,3% di 2017
R&I menyatakan terdapat dua faktor yang mendukung perbaikan outlook Sovereign Credit Rating Indonesia. Pertama, pengelolaan kebijakan moneter dan fiskal yang berfokus kepada stabilitas makroekonomi. Hal ini memberikan dampak pada perbaikan posisi eksternal, yaitu menurunnya defisit transaksi berjalan, meningkatnya cadangan devisa, dan relatif terjaganya pertumbuhan utang luar negeri swasta, serta terpeliharanya postur fiskal yang ditunjukkan oleh defisit fiskal yang terkendali dan utang Pemerintah yang rendah. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More