Jakarta–PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan bahwa pihaknya telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam melaksanakan revisi aturan transaksi marjin.
Dengan demikian, pilihan saham yang bisa dimiliki investor lewat transaksi marjin semakin banyak dan lebih bervariatif.
(Baca juga: OJK Finalisasi Peraturan Pembiayaan Marjin)
“Yang perlu kita syukuri saat ini kita sudah memperoleh persetujuan OJK untuk relaksasi transaksi marjin,” kata Direktur Utama BEI, Tito Sulistio di Jakarta, Rabu, 1 Februari 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More