Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, hingga 22 September 2020, dari 182 Perusahaan Pembiayaan (PP) terdapat pengajuan permohonan restrukturisasi dengan jumlah kontrak sebanyak 5,20 juta kontrak. Dari angka tersebut, kontrak yang disetujui oleh Perusahaan Pembiayaan atau multifinance untuk dilakukan restrukturisasi ialah sebanyak 4,58 juta kontrak dengan total outstanding senilai Rp169,77 triliun.
Demikian hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam Webinar Perbanas Institute dengan tema ‘Perbankan Nasional Menghadapi Krisis Ekonomi Global’ yang digelar secara virtual di Jakarta, Jumat 25 September 2020.
“Ini adalah data (restrukturisasi) yang telah kita lakukan sejak April. Kita estimasikan mulai Juli (debitur) sudah mulai bangkit kembali terutama masyarakat di daerah,” kata Wimboh.
Sementara itu, untuk kontrak yang permohonannya masih dalam proses tercatat sebanyak 317.064 kontrak. Dirinya berharap seluruh upaya restrukturisasi bisa membantu masyarakat dalam upaya menghadapi pelemahan ekonomi.
Sedangkan realisasi kebijakan restrukturisasi kredit untuk perbankan hingga posisi 7 September 2020, telah mencapai Rp884,5 triliun dari 7,38 juta debitur. Keringanan kredit itu dinikmati sebanyak 5,82 juta pelaku UMKM dengan nilai Rp360,6 triliun. Sementara 1,56 juta non UMKM memperoleh keringanan kredit senilai Rp523,9 triliun. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More
Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More
Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More