Operations and Finance Director Allianz Syariah, Vinny Rika Anwar. (Foto: Infobanknews)
Jakarta – Allianz Indonesia mengumumkan, bahwa per 1 November 2023 PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) sebagai unit usaha syariah (UUS) resmi memisahkan diri dari induknya atau melakukan spin off.
Berdasarkan keputusan tersebut, Operations and Finance Director Allianz Syariah, Vinny Rika Anwar, mengatakan bahwa, Allianz Syariah ke depannya akan berfokus untuk meningkatkan proteksi bagi masyarakat Indonesia.
Baca juga: Allianz Syariah Resmi Spin Off, Ini Alasannya
“Per 1 November sudah efektif spin off memisahkan diri secara legal entitas dari induk kami, yaitu PT Asuransi Allianz Life. Salah satu komitmen Allianz Life Syariah Indonesia, kita juga ingin meningkatkan proteksi atau mengasuransikan lebih banyak lagi masyarakat Indonesia,” ucap Vinny dalam Visi Indonesia Emas 2045: Gen Z Melek Keuangan Digital, Bersiap untuk Masa Depan yang diselenggarakan Infobank Digital, 17 November 2023.
Lebih lanjut, Vinny pun mengimbau kepada para mahasiswa untuk memanfaatkan produk-produk industri keuangan syariah maupun konvensional, khususnya produk asuransi yang dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Sehingga demikian dengan adanya perlindungan asuransi jiwa syariah kita harapkan kalau nanti terjadi risiko meninggal dunia kepada kita maka ada santunan yang bisa diterima oleh keluarga, ibaratnya kepada orang tua sebagai penerimanya atau ahli warisnya,” imbuhnya.
Baca juga: Ini Komitmen Bank Raya Dorong Literasi Keuangan Kaum Gen Z
Dirinya juga berharap bahwa para mahasiswa nantinya turut mengajak masyarakat lainnya agar berpartisipasi dalam gerakan pencanangan asuransi jiwa syariah.
“Selain itu juga pastinya kami harapkan untuk memanfaatkan produk-produk asuransi Allianz Life Syariah lainnya ke depannya, jadi mau unit link syariah ataupun misalnya mau nabung asuransi berangkat haji atau umroh alisya tasbih itu kita juga ada produknya,” ujar Vinny. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More