Menko Polhukam Mahfud MD/istimewa
Jakarta – Mahfud MD telah resmi dipilih sebagai calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi calon presiden (capres) Ganjar Pranowo dalam Pemilu 2024.
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengumumkan langsung penepatan Mahfud MD sebagai cawapres di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Rabu (18/10).
“Calon wakil presiden yang dipilih PDIP yang akan mendampingi Ganjar Pranowo adalah Prof. Dr. Mahfud MD,” kata Megawati.
Baca juga: Sah! Mahfud MD Dampingi Ganjar Pranowo jadi Cawapres
Diketahui, sebelumnya ada sejumlah nama santer disebut-sebut bakal menjadi kandidat cawapres Ganjar. Mulai dari Khofifah Indar Parawansa, Sandiaga Uno hingga Ridwan Kamil.
Namun akhirnya, Mahfud MD terpilih dengan berbagai pertimbangan.
Sepak Terjang Mahfud MD
Saat ini, Mahfud MD menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, memiliki latar belakang Nahdlatul Ulama (NU).
Mahfud juga pernah nyaris menjadi cawapres Joko Widodo ketika mencalonkan diri pada Pilpres 2019.
Sayangnya, kala itu Ma’ruf Amin yang akhirnya dipilih mendampingi Jokowi.
Mahfud lahir di Sampang, Madura, Jawa Timur, 13 Mei 1957. Sosoknya dikenal sebagai seorang akademisi, hakim, sekaligus politisi.
Selama berkarier, Mahfud MD pernah duduk kursi eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
Di dunia pemerintahan, Mahfud MD pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan serta Menteri Kehakiman (2000-2001).
Dia juga pernah terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan duduk di Komisi III serta Wakil Ketua Badan Legislatif (Baleg) pada 2004-2008.
Setelah itu, Mahfud MD kemudian berkarier sebagai hakim konstitusi di Mahkamah Konstitusi (MK). Kemudian pada 2008, dia akhirnya diangkat menjadi Ketua MK.
Baca juga: Disebut Bakal Diumumkan Jadi Cawapres Ganjar, Segini Kekayaan Mahfud MD
Mahfud MD juga pernah dilantik menjadi Anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (2017–2018) dan Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (2018).
Peraih gelar Doktor pada tahun 1993 di Universitas Gadjah Mada ini juga aktif di sejumlah organisasi. Di antaranya Pelajar Islam Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam, dan Ketua Ikatan Keluarga Alumni UII.
Hingga pernah menjadi Dewan Pengasuh Forum Keluarga Madura Yogyakarta dan Ketua Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam. (*)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More