Jakarta – Pada hari ini, Kamis, 6 Januari 2022, Juda Agung dan Aida S. Budiman resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Juda dan Aida mengaku siap bekerja sama dengan Gubernur beserta seluruh Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia dalam menyikapi berbagai tantangan perekonomian nasional ke depan.
Menurut Juda Agung, berbagai tantangan perekonomian nasional ke depan, antara lain digitalisasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), inklusi keuangan, dan perubahan iklim (climate change), serta terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah dan otoritas lain dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi.
Juda Agung sebelumnya juga mengaku akan memperkuat ekosistem pembayaran digital sejalan dengan pola perilaku masyarakat yang lebih mengutamakan transaksi secara daring dan turut serta menumbuhkan ekosistem pembayaran daring (payment gateway). Titik awal digitalisasi ini harus diawali dari sistem pembayaran oleh ekosistem yang terintegrasi.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Aida S. Budiman mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan akan terus berupaya menjaga amanah dengan memberikan ikhtiar yang terbaik untuk NKRI. Aida menambahkan, siap untuk bekerjasama dan bersinergi dengan Pemerintah, otoritas terkait dan seluruh pihak.
“Siap dalam mendukung pembangunan dan pemulihan ekonomi guna mewujudkan Indonesia Maju,” ujarnya.
Juda Agung dan Aida S. Budiman ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 147/P Tanggal 24 Desember 2021. Masa jabatan ini akan berlaku selama 5 (lima) tahun (2022-2027). (*)
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting BCA Digital raih laba Rp213,4 miliar, ditopang DPK Rp14,3 triliun (+22%) dan kredit… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More