Resensi Buku: Menyelami Cara Berpikir dan Bertindak Ignasius Jonan

Resensi Buku: Menyelami Cara Berpikir dan Bertindak Ignasius Jonan

Judul: Leadership; Thinking And Practice

Penulis: Ignasius Jonan

Jumlah: 223 halaman

ISBN: 978-979-8338-30-4

Penerbit: Infobank Publishing, Cetakan Pertama 2025

Cara berpikir dan bertindak seorang pemimpin sangat penting karena menentukan nasib orang lain atau orang-orang yang dipimpin. Maka, kehadiran seorang pemimpin yang utama harus membawa kebaikan dan harus membuat orang lain menjadi lebih baik.

Dia harus berusaha menciptakan kehidupan madani yang dirasakan oleh orang banyak. Karena kehadirannya dirasakan orang lain atau mempengaruhi kehidupan orang lain, maka cara berpikir dan bertindak seorang pemimpin sangat penting. Lalu, bagaimana seorang pemimpin berpikir, bertindak, merespon perubahan, dan bermanfaat buat orang lain?

Banyak jawabannya yang tertuang di dalam buku berjudul Leadership, Thinking and Practice, karya Ignasius Jonan.

Membaca buku setebal 223 halaman ini sama dengan menyelami denyut nadi sekaligus mengetahui cara berpikir Jonan dalam merespon peristiwa, perubahan, dan bagaimana menyelesaikan masalah. Pembaca akan memahami substansi kepemimpinan dan hati seorang pemimpin seperti Jonan ketika membaca judul tulilsannya yang berjudul The Heart of Leadership atau Culture Of The Reflection of a Leader, atau The Hidden Ways Of Successful Leader.

Jonan tidak hanya berbicara tentang what, tapi juga how. Bagaimana seorang pemimpin mengambil tanggung jawab, bagaimana ia membangun tim, bagaimana ia menghadapi ketidakpastian, dan yang paling penting—bagaimana ia menciptakan lebih banyak pemimpin, bukan sekadar pengikut. Seperti dalam tulisannya yang berjudul Leadership By Example, Leaders Take Responsibility, Leader Don’t Make Execuse, atau If You Don’t Innovate, You Die.

Cara berpikir dan bertindak Jonan patut menjadi rujukan, karena pengalaman panjang dan integritasnya yang sudah lama dibangun sejak dia membangun karir di Citibank hingga menduduki kursi Managing Director.

Nama Jonan dikenal sebagai seorang bankir senior yang berhasil melakukan penyehatan di Bahana Pembinaan Usaha Indonesia, melakukan transformasi yang berhasil di Kereta Api Indonesia (KAI), dan meraih kepercayaan untuk memimpin Kementerian Perhubungan pada 2014 yang dilanjutkan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral pada 2016 hingga 2019.

Praktek kemimpinan yang membuat nama Jonan menjadi “legenda” adalah setelah dia memimpin transformasi di KAI. Saat ia masuk, banyak yang ragu karena jam terbangnya lebih di dunia perbankan. Tanpa pengalaman di bidang perkeretaapian, bagaimana mungkin mengubah perusahaan pelat merah yang dianggap lamban, menjadi layanan transportasi massal yang efisien dan membanggakan?

“Tapi Jonan punya caranya, fokus pada apa yang bisa dikontrol, dan lakukan dengan konsisten. Ia tak banyak bicara. Ia turun langsung, melihat kondisi real di lapangan, dan memastikan setiap perbaikan—sekecil apa pun—berjalan. Hasilnya? KAI berubah wajah. Dari simbol ketidakpastian, menjadi simbol disiplin,” ujar Eko B Supriyanto, Chairman Infobank Media Group dalam Prolognya di buku ini.

Jadi, buku yang diterbitkan Infobank Publishing ini bukan sekedar kumpulan esai atau artikel. Bukan juga sekedar teori, tapi kumpulan pandangan dan pemikiran berdasarkan praktek nyata dan pengalaman panjangnya sebagai profesional di dunia korporasi hingga lembaga publik.

Pandangan dan pemikiran dari seorang pekerja pekerja keras dan pembelajar yang tak kenal henti seperti Jonan sangat penting untuk disimak oleh para profesional maupun pemimpin yang sedang menghadapi perubahan dan tantangan baik karena revolusi teknologi, perubahan generasi, kompetisi bisnis, geopolitik, hingga ancaman krisis iklim.

Buku Leadership, Thinking and Practice ini memuat 66 judul tulisan, termasuk Bab Pendahuluan yang terdiri dari tiga chapter, yang terangkuam dalam  lima chapter utama. Satu, Kepemimpinan yang Berasal dari Hati (The Heart of Leadership) – terkait dengan nilai-nilai, kemanusiaan, dan pola pikir.

Dua, Refleksi dan Karakter Pemimpin (The Reflection of a Leader) – menekankan budaya, karakter, keteladanan, dan tanggung jawab.

Tiga, Menciptakan Pemimpin Lain (Great Leader Create More Leaders) – fokus pada regenerasi, kerja keras, dan efisiensi.

Empat, Mengelola Risiko dan Ketidakpastian (Managing Risk and Uncertainty) – kemampuan beradaptasi, optimisme, dan strategi dalam ketidakpastian.

Lima, Memimpin Perubahan (Leading Change) – menyikapi globalisasi, transformasi digital, dan perubahan paradigma bisnis.

Melalui tulisan-tulisan dalam buku tersebut, Jonan tidak hanya berbicara tentang what, tapi juga how. Tentang bagaimana seorang pemimpin mengambil tanggung jawab, bagaimana ia membangun tim, bagaimana ia menghadapi ketidakpastian, bagaimana ia memimpin perubahan di era digital, bagaimana ia menciptakan lebih banyak pemimpin, bukan sekadar pengikut, bagaimana ia bekerja tanpa harus selalu terlihat, serta bagaimana seorang pemimpin harus memiliki niat yang tulus untuk membawa manfaat bagi orang banyak.

Jadi, buku yang ditulis Jonan adalah buku untuk para pemimpin. Pemimpin adalah orang yang mengutamakan kepentingan orang lain. Atau, buku ini juga penting untuk orang yang ingin memahami: bagaimana berpikir dengan jernih, bertindak dengan integritas, membawa menfaatkan kepada orang banyak, dan meninggalkan jejak yang berarti.

Sebuah peta jalan bagi siapa pun yang percaya bahwa kepemimpinan yang efektif lahir dari pemikiran yang mendalam dan tindakan yang berintegritas. Itulah cara berpikir dan bertindak Inasius Jonan yang terekam dalam buku Leadership, Thinking and Practise. Buku karya seorang pemimpin bisnis yang legendaris. Yang energi yang tak terbendung, dan telah dibentuk oleh disiplin besi dunia keuangan. (*)

Related Posts

News Update

Netizen +62